Imbas Pandemi, Permintaan Sarang Ketupat di Padang Turun Jelang Lebaran


Rabu, 12 Mei 2021 - 09:35:10 WIB
Imbas Pandemi, Permintaan Sarang Ketupat di Padang Turun Jelang Lebaran Pembuatan sarang ketupat.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Berbagai cara dilakukan masyarakat saat menyambut Hari Raya Idul Fitri. Di Kota Padang, Provinsi Sumbar misalnya, banyak yang membuat sarang ketupat untuk lontong ataupun ketupat santan. Di Pasar Raya Padang, ada juga pedagang yang menjual sarang ketupat tersebut.

Salah satu pedagang, Mardianto mengatakan, menjelang lebaran tahun ini permintaan sarang ketupat mengalami penurunan jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluam.com

"Biasanya dalam setengah hari, say bisa menjual seribu buah anyaman sarang ketupat, namun tahun ini tidak," kata Mardinati, Rabu (12/5/2021).

Baca Juga : Luncurkan Fitur E-Registration, PermataBank Dukung Generasi Muda Aktif Raih Financial Freedom

Mardianti mengaku, bahwa anyaman sarang ketupat yang dijualnya dibuat sendiri dan bahannyapun dibeli dari pedagang lain. Satu ikat anyaman sarang ketupat dijual seharga Rp3.000 hingga Rp5.000 yang terdiri dari 10 anyaman. Namun harga tersebut tergantung ukurannya.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluam.com

“Langang kini urang nak. Semanjak ado korona-korona ko. Biasonyo satangah hari sajo alah laku 1000 sarang karupek ko, kini alah pukua 13.30 wib baru saparempek nan laku,” ucap Mardianti.

Mardianti mengungkapkan, menurunnya minat terhadap anyaman sarang ketupat akibat kondisi pandemi covid-19, ditambah berkurangnya kegiatan masyarakat dihari lebaran. Dia memprediksi, sarang ketupat masih tetap dicari masyarakat hingga sore hari ini. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]