Perantau Tidak Pulang, Jumlah Sapi yang Dipotong di Agam Menurun


Rabu, 12 Mei 2021 - 22:43:53 WIB
Perantau Tidak Pulang, Jumlah Sapi yang Dipotong di Agam Menurun Sapi untuk persiapan lebaran.

AGAM, HARIANHALUAN.COM - Jumlah sapi yang dipotong pedagang dan masyarakat di Kabupaten Agam menjelang Lebaran tahun ini, diprediksi menurun. Kasi Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Iswan Hendri menyebutkan, berkurangnya jumlah sapi yang dipotong karena berkurangnya daya beli masyarakat.

“Banyak pedagang kita memberi alasan, karena perantau tidak begitu banyak pulang kampung sehingga mereka mengurangi memotong,” ujarnya, Selasa (11/5/2021).

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Biasanya, jelas Iswan, apabila perantau banyak pulang, maka masyarakat atau keluarga di kampung akan melebihkan membeli daging untuk dikonsumsi saat lebaran bahkan ada yang dibawa ke rantau. Iswan menerangkan, berkurangnya jumlah sapi yang dipotong terjadi sejak pandemi melanda.

Baca Juga : PPDB Sumbar untuk SMA, 45% Jalur Afirmasi Akomodir Siswa Tidak Mampu

Dari data yang diperolehnya di lapangan, sapi yang akan dipotong tahun ini diperkirakan sebanyak 452 ekor, dibanding pada 2020 sebanyak 463 atau turun sekitar 0,98 persen. Sedangkan pada 2019 jumlah hewan potong jauh lebih tinggi, sebanyak 668 ekor.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

“Akibat dari berkurangnya sapi yang dipotong, maka harga juga akan naik,” ujarnya.

Iswan menyebutkan, harga daging sapi biasanya sekitar Rp120.000 per kilogram, naik menjadi Rp130.000 sampai Rp140.000 per kilogram.

“Ini berdasarkan pantauan kita di pasar tradisional Tanjung Raya dan Lubuk Basung. Untuk Tanjung Mutiara, kita belum bisa pastikan harganya,” jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya akan terus memantau harga daging ke sejumlah pasar tradisional, agar harga daging tetap stabil. (*)

Reporter : Endrik Ahmad Iqbal | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]