Anak Beli Cash in Game Rp800 Ribu, Orangtua Ngamuk


Kamis, 13 Mei 2021 - 09:36:00 WIB
Anak Beli Cash in Game Rp800 Ribu, Orangtua Ngamuk Ilustrasi

HARIANHALUAN.COM - Seorang anak yang nekat membeli cash in game senilai Rp800 ribu beberapa waktu lalu. Alhasil orangtua sang bocah menjadi panik bukan kepalang dengan aksi yang dilakukan anaknya tersebut.

Sebagaimana diketahui selama masa pandemi Covid-19, anak-anak menghabiskan waktunya untuk belajar secara online dari rumah. Momen ini rupanya mereka manfaatkan untuk bermain game online dari gadget mereka di sela-sela waktu luang. Alhasil semakin banyak pula anak yang kecanduan game online dan nekat melakukan cash in game.

Dalam unggahan akun Instagram Indo Today, @indotoday, Kamis (13/5/2021), terlihat seorang orangtua yang complain dengan seorang kasir minimarket akibat transaksi yang dilakukan sang anak usai membeli cash in game senilai 800 ribu.

Baca Juga : Perkuat Kemitraan dan Jaringan, Telkomsel Gandeng Schneider Electric

“Berarti ini beli game online Rp800 ribu di Simpang Mayang Perdagangan 2 Sebrang. Anak di bawah umur. Jadi Rp 800 ribu diterima beli game online di bawah umur diterima. Berarti tidak menjaga privasi konsumen dan hanya mencari keuntungan,” terang sang orangtua sambil memaki kasir minimarket.

Sang kasir berusaha memberikan penjelasan dengan sabar kepada sang orangtua. Namun orangtua tersebut justru naik pitam dan terus berbicara dengan nada yang tinggi.

Sang orangtua tampak tidak paham dengan sistem pembayaran cash in game dan terus memojokkan kasir minimarket untuk membalikkan uang senilai Rp800 ribu.

“Sekarang kalian mau tidak bertanggung jawab? Oke kalian lepas tangan dengan ini? Udah, udah, udah polsek aja kita yuk,” lanjut sang orangtua.

Dalam unggahan tersebut bertulis keterangan bahwa insiden tersebut terjadi di Simalungun, Sumatera Utara dan direpost dari unggahan Eris Riswandi. Sejak diunggah satu hari yang lalu, postingan tersebut telah mendapatkan 10.773 like dan lebih dari 2 ribu komentar. Banyak netizen yang menanggapi aksi yang dilakukan oleh orangtua tersebut.

“Lah lucu, anaknya yang beli malah nyalahin kasir I*d*m*r*. Ni pasti dulu maknya kalau anaknya kejedot pintu pasti pintunya yang disalahin,” tulis seorang netizen.

“Akhirnya jadi ngerti kenapa Dian Sastro berpandangan perlunya orangtua berpendidikan tinggi,” tambah netizen lainnya.

Sementara netizen ketiga menulis: “Kebodohan yang dipertontonkan sendiri ke khalayak. (*)

Editor : Heldi Satria | Sumber : okezone.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]