BPBD Sumbar: Jangan Telan Mentah-mentah Informasi Bencana di Media Sosial


Jumat, 14 Mei 2021 - 22:46:23 WIB
BPBD Sumbar: Jangan Telan Mentah-mentah Informasi Bencana di Media Sosial Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar terus berupaya menekan korban terhadap bencana yang kerap terjadi di provinsi ini. Maka kewaspada perlu ditingkatkan apalagi dalam masa pandemi Covid-19.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, Rumainur mengatakan, rentetan bencana alam terus terjadi melanda Sumbar, pihaknya selalu mengupayakan agar jangan sampai menimbulkan kepanikan yang berlebihan. Karena bencana datangnya tiba-tiba.

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

"Perlu kewaspadaan dan kesiagaan dalam mempersiapkan  langkah mitigasi bencana dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan pada semua lini," ujar Rumainur, Selasa (11/5/2021).

Baca Juga : Penuhi Kebutuhan Lokal, Perantau di Lampung Garap Investasi Ternak Sapi Sumbar

Untuk optimalnya upaya mitigasi bencana yang mengacu pada penerapan protokol kesehatan, Rumainur meminta masyarakat dan komponen lain untuk tidak menelan mentah informasi kebencanaan yang begitu cepat beredar di media sosial atau pun aplikasi lainnya.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Untuk info kebencanaan yang akurat, kata Rumainur, pemerintah telah memiliki lembaga yang memiliki kewenangan menyajikan info kebencanaan dengan data yang sifatnya akurat dan dapat dipertanggungjawabkan meliputi informasi yang disampaikan BPBD dan BMKG.

"Hal lain yang perlu menjadi catatan bagi masyarakat, tidak perlu panik menghadapi bencana yang datang tiba-tiba," ujar Rumainur. 

Terakhir, Rumainur mengimbau kepada masyarakat agar tetap berpikir dengan tenang untuk melakukan upaya mitigasi sehingga dampak bencana yang melanda daerah dapat diminimalisir dan tidak menjadikan kepanikan itu sebagai petaka yang menambah rumit suasana.

Terbaru, gempa dengan magnitudo yang cukup besar yakni, 7,2 SR menghoyak Pulau Nias dan sekitarnya. Getaran lindu ini cukup mengagetkan masyarakat yang tengah hangat merayakan Lebaran kedua bersama keluarga. 

Informasi dari laman BMKG menulis, gempa dengan kekuatan 7,2 SR tersebut terjadi pada Jumat (14/5/2021) sekitar pukul 13.33 WIB dengan Pulau Nias pada kedalaman 19 Kilometer. Gempa ini dirasakan cukup kuat di sejumlah kawasan di Sumatera Barat. 

Dalam keterangannya, BMKG juga menulis gempa ini berjarak sekitar 141 Kilometer Barat Daya Nias Barat, 455 Kilometer Barat Daya Medan dan 1339 Kilometer Barat Laut Jakarta.

"Gempa ini tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]