Ngeri, 13 Awak Kapal dari India Positif Covid-19


Jumat, 14 Mei 2021 - 23:11:21 WIB
Ngeri, 13 Awak Kapal dari India Positif Covid-19 Ilustrasi (Net)

JAKARTA,HARIANHALUAN.COM-Sebanyak 13 awak kapal berbendera asing yang hendak membongkar muatan di Pelabuhan Tanjung Intan, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, positif terserang Covid-19.

Saat menyampaikan keterangan pers di Cilacap, Jumat (14/5/2021), Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma'ruf menjelaskan bahwa menurut laporan yang diterima pemerintah kabupaten mereka adalah WN Filipinan, awak dari  kapal bermuatan gula rafinasi yang bertolak dari India pada 14 April 2021 dan tiba di Cilacap pada 25 April 2021 pukul 16.00 WIB.

Di India, kasus positif COVID-19 maupun kematian akibat virus berbahaya tersebut belakangan ini melonjak drastis bahkan rumah sakit-rumah sakit dilaporkan sangat kewalahan menampung pasien COVID-19 yang terus berdatangan. Kasus positif dan kematian akibat COVID-19 tersebut bukan hanya melanda kalangan manula, namun banyak anak muda dan anak yang juga meninggal akibat virus tersebut. 

Baca Juga : Heroik! Pria Lansia Berduel dengan Beruang di Pasaman Barat, Nyawanya Selamat 

Menurut dia, petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II-A Cilacap pada saat melakukan pemeriksaan kekarantinaan kesehatan pada anak buah kapal (ABK) tersebut mendapati mereka secara umum tampak sehat.

Namun hasil pemeriksaan antigen menunjukkan tiga dari 20 awak kapal itu tertular COVID-19 sehingga kemudian dilakukan prosedur pemeriksaan menggunakan metode reaksi rantai polimerase atau PCR di Rumah Sakit Pertamina Cilacap. Hasil pemeriksaan PCR yang diterima pada 26 April 2021 pukul 17.14 WIB, menurut Farid, menunjukkan bahwa mereka positif tertular COVID-19.

"Tanggal 28 April 2021, Boarding Officer KKP Kelas II-1 Cilacap melakukan pengambilan sampel genome dari tiga ABK terkonfirmasi positif tersebut untuk dikirim ke Balitbangkes Kemenkes RI," kata Farid, yang didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap Pramesti Griana Dewi.

Pada 30 April hingga 4 Mei 2021 awak kapal berbendera asing tersebut dievakuasi ke RSUD Cilacap dan pemeriksaan PCR dilakukan secara bertahap pada mereka. Hasilnya menunjukkan 13 awak kapal positif terserang COVID-19 sehingga harus menjalani perawatan di RSUD Cilacap. Tujuh awak kapal lainnya dinyatakan tidak terinfeksi virus corona dan menjalani isolasi mandiri di dalam kapal di tengah laut.

"Seluruh ABK merupakan warga negara Filipina. Dari 13 yang positif, ada satu orang yang butuh perhatian serius," kata Farid, seperti dikutip dai Antara.

"RSUD Cilacap pada tanggal 5 Mei 2021 memberikan informasi bahwa salah satu pasien rujukan kapal dalam kondisi tidak stabil dan harus dilakukan pemantauan lebih intensif," katanya.(*)

Editor : Dodi | Sumber : Antaranews.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]