Dilema Penjual Telur Gulung di Padang saat Pandemi Covid-19


Sabtu, 15 Mei 2021 - 18:47:03 WIB
Dilema Penjual Telur Gulung di Padang saat Pandemi Covid-19 Masrul, penjual telur gulung di Kota Padang.

PENGHASILANNYA memang tergolong rendah, namun demi memenuhi kehidupan keluarga dan menyekolahkan anaknya di tengah pandemi corona, Masrul rela melakoni profesinya sebagai penjual telur gulung.

Oleh: Milna Miana 

Bapak yang biasa dipanggil Malin ini oleh teman seprofesinya rela berjualan telur gulung dengan sepeda ontel buntut yang didapatkannya beberapa tahun lalu.

Baca Juga : Ternyata Gadis Minang, Suci Ramadhani Juru Bahasa Isyarat di Polres Karimun

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Masrul gigih berjualan telur gulung dengan berkeliling ke permukiman warga. Kalau pada saat bulan puasa lalu, dia berjualan sesudah berbuka yang tak jauh dari rumahnya. Dia sering berjualan di halaman Masjid Raya Ganting, Kota Padang.

Tak hanya berjualan dengan sepeda buntut, Masrul bersama sang istri, serta anaknya tinggal di rumah kontrakan yang juga kurang layak dihuni.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Masrul tinggal bersama anak dan istrinya di rumah kontrakan berukuran 4x3,5 meter. Tak ada barang mewah, dan elektronik lainnya, yang ada hanya televisi buntut sebagai hiburan di rumah bersama keluarga.

Penghasilan Masrul berjualan telur gulung tak sebandingkan dengan kebutuhan keluarga. Sehari-harinya dia hanya mendapat uang Rp80.000, dan itupun hanya cukup membeli kebutuhan untuk berdagang kembali.

"Saya sudah pernah bekerja macam-macam, pernah jadi tukang parkir. Karena penghasilan tidak cukup, saya mencoba jual telur gulung. Awalnya mulai bekerja sebagai pedagang telur gulung belajar dari kawan, diajarkan sampai pandai. Dulu pernah kerja yang lain tapi tidak cukup untuk kebutuhan keluarga," ujar Masrul.

Setelah itu, kata Masrul, rekannya itu juga memberitahukan titik-titik tempat berjualan. Pada tahun 2011, dia mematok harga 1 tusuk telur gulung Rp500.

"Pandemi ini memang sudah, tapi Alhamudulillah disyukuri saja, yang penting uang bisa sampai untuk sehari-hari," ujar Masrul. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana

BERITA TERKINI Index »

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]