Banyak Remaja Akses Situs Porno, Efeknya Ternyata Merugikan pada Otak


Senin, 17 Mei 2021 - 11:42:56 WIB
Banyak Remaja Akses Situs Porno, Efeknya Ternyata Merugikan pada Otak ilustrasi situs porno

KESEHATAN, HARIANHALUAN.COM - Sekitar empat perlima dari remaja usia 16 hingga 17 tahun sudah mengakses konten pornografi di internet. Hal ini dinyatakan dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Policy and Internet.

Melansir dari Healthshots, Profesor Neil Thurman dari Departemen Media dan Komunikasi (IfKW) di Ludwig-Maximilians-Universitaet (LMU) di Munich, bekerja sama dengan ahli statistik Fabian Obster (Universitat der Bundeswehr Munchen). 

Mereka telah melakukan studi tentang penggunaan situs porno oleh anak muda. Berdasarkan survei yang melibatkan sampel 1.000 remaja Inggris. Secara keseluruhan, 78 persen pengguna berusia antara 16 hingga 17 tahun melaporkan bahwa mereka pernah melihat pornografi di Internet. Selain itu, banyak dari mereka menyatakan bahwa mereka sering mengunjungi situs web khusus pornografi. 

Baca Juga : Tak Hanya Virus Corona, 3 Penyakit ini juga Harus Diwaspadai!

Mereka yang berpartisipasi dalam survei mengakui bahwa rata-rata, mereka mengunjungi situs tersebut terakhir kali 6 hari sebelum mengisi kuesioner. "Saat ini, pasar pornografi online sangat terkonsentrasi. Itu didominasi oleh beberapa perusahaan global. Memang, hanya sedikit situs web yang menguasai sebagian besar konsumsi," kata Thurman.

Melansir dari laman resmi RSUP Dr. Sardjito, seperti halnya narkoba, kecanduan pornografi juga mengakibatkan kerusakan otak yang cukup serius. "Pornografi bukan hanya merusak otak dewasa tetapi juga otak anak. Kerusakan otak tersebut sama dengan kerusakan otak pada orang yang mengalami kecelakaan mobil dengan kecepatan sangat tinggi," catat portal rumah sakit tersebut.

Kerusakan otak yang diserang oleh pornografi merupakan keruskan Pre Frontal Korteks (PFC), bagian otak ini merupakan salah satu bagian yang paling penting karena hanya dimiliki oleh manusia sehingga manusia memiliki etika bila dibandingkan binatang.

Bagian otak ini berfungsi untuk menata emosi, memusatkan konsentrasi, memahami dan membedakan benar dan salah, mengendalikan diri, berfikir kritis, berfikir dan berencana masa depan, membentuk kepribadian dan perilaku sosial. (*)

Editor : Agoes Embun | Sumber : HiMedik
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]