Bupati Pesisir Selatan Minta Bapedalitbang Kaji Penyebab Banjir Rahul Tapan


Senin, 17 Mei 2021 - 19:05:54 WIB
Bupati Pesisir Selatan Minta Bapedalitbang Kaji Penyebab Banjir Rahul Tapan Bupati Pessel Rusma Yul Anwar berdialog serius dengan Wakil Bupati, Rudi Hariyansyah dan Pj Sekdakab Pessel,Emilda Ziswati tentang pembangunan daerah usai apel perdana di halaman kantor Bupati, Senin (17/5). M Joni

PESISIR SELATAN, HARIANHALUAN.COM - Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Rusma Yul Anwar mengatakan, pada tahun 2021 ini tidak melaksanakan open house pasca lebaran, kondisi daerah masih pandemi covid-19 dan Pesisir Selatan masih dalam zona orange.

Ia mengatakan, pelaksanaan salat Idul Fitri 1 Sawal 1442 Hijriah dirumah dinas bupati dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid 19.

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Dalam apel tersebut pihaknya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin.

Baca Juga : Pererat Hubungan Tim, Karyawan Grand Basko Hotel Gelar Baca Yasin Rutin

Hadir pada apel perdana tersebut Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rudi Hariyansyah, Pj Sekda, Emirda Ziswati, staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah dan pejabat esolon III.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Sementara itu, berkaitan dengan banjir yang melanda Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, khususnya di Nagari Binjai, bupati minta dilakukan evaluasi menyeluruh dan meninjau ke lapangan secara bersama-sama.

"Saya minta Dinas Satpol PP dan Damkar, Bapedalitbang, Dinas Lingkungan Hidup serta melibatkan Forkopimda dan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) turun ke lapangan melakukan pemantauan kondisi kawasan hutan di Ranah Ampek Hulu Tapan," kata Bupati dalam apel perdana di halaman Kantor Bupati, Senin (17/5/2021).

"Bila ditemukan kegiatan Ilegal Logging yang dilakukan oleh oknumm masyarakat, maupun pengusaha tanpa izin, maka harus dilakukan tindakan sesuai hukum yang berlaku," katanya.

Selain itu, Bupati juga meminta seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan lebih fokus dalam bekerja, sehingga tugas yang amanatkan lebih cepat tuntas dan sesuai target.

"Banyak hal-hal tidak bisa dicapai dalam waktu yang ditetapkan. Seperti,Rancangan Peranturan Daerah (Ranperda) tentang rancangan SOTK hingga kini belum rampung," jelasnya.

Selanjutnya, Bupati meminta Kepala Bapedalitbang, Yozki Wandri membuat rancangan perangkat daerah sebagai penanggungjawab pencapaian visi dan misi sesuai dengan tugas dan fungsi perangkat daerah.

"Kita harus menunjuk perangkat daerah penanggung jawab dan perangkat daerah pendukung pencapaian visi dan misi kepala daerah. Hal itu diperlukan untuk memudahkan evaluasi pencapaian visi dan misi tadi. Ketika ada target yang belum tercapai mudah untuk mengevaluasinya," tegasnya.

Hadir pada apel perdana tersebut Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rudi Hariyansyah, Pj Sekda, Emirda Ziswati, staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah dan pejabat esolon III di lingkungan Pemda Pessel. (*)

Reporter : M Joni | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]