Raih 100.000 Penonton, Tarian Lengger Maut Menjadi Film Indonesia Terlaris pada Libur Lebaran 2021


Senin, 17 Mei 2021 - 19:18:57 WIB
Raih 100.000 Penonton, Tarian Lengger Maut Menjadi Film Indonesia Terlaris pada Libur Lebaran 2021 Tarian Lengger Maut.

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Penayangan film Tarian Lengger Maut di bioskop mendapat sambutan hangat dari para penonton. Dalam empat hari, film karya Visinema Pictures bersama Aenigma Picture ini sudah mengumpulkan lebih dari 100.000 penonton.

Film yang tayang perdana bertepatan dengan perayaan Idul fitri ini atau pada 13 Mei 2021 lalu, sukses menarik penonton untuk menyaksikan kisah antara Sukma dan dokter Jati.

“Kini 100.000 orang telah berobat ke kliniknya dr Jati, terima kasih sudah mendukung Tarian Lengger Maut dengan tetap mengikuti protokol kesehatan, terima kasih banyak apresiasinya," jelas Refal Hady pemeran dokter Jati.

Baca Juga : Setelah 1 Tahun, Gamma1 Kembali dengan Single 'Sendiri'

Sementara itu, Produser Aryanna Yuris juga mengungkapkan rasa bahagianya karena mendapat dukungan dari penonton film Indonesia.

“Terima kasih atas apresiasinya untuk Tarian Lengger Maut, semoga dukungan ini bisa turut mendorong roda ekonomi perfilman Indonesia," ungkap Aryanna Yuris.

Sukma, yang diperankan oleh Della Dartyan diceritakan sebagai seorang penari Lengger istimewa. Dia dipercaya mendapatkan roh indang, yang dalam budaya Banyumas, roh indang dianggap sebagai pelindung penari Lengger.

“Seseorang yang punya roh indang, akan dilindungi, bukan cuma dirinya tapi juga desanya," ungkap Della Dartyan yang menceritakan keistimewaan Sukma, tokoh yang diperankannya itu.

Sementara itu, tokoh dokter Jati diperankan oleh Refal Hady. Dokter Jati adalah warga baru di desa Pagar Alas, desa tempat Sukma tinggal dan di sana dokter Jati bertemu dengan Sukma. Tapi kemudian, mulai muncul keanehan di dalam desa. Satu per satu warga hilang dan tak ditemukan. Inilah misteri yang harus kamu temukan jawabannya dengan menonton Tarian Lengger Maut sampai tuntas.

Bukan hanya menyajikan cerita yang menegangkan, film ini juga mencoba mengenalkan kebudayaan tradisional asal Banyumas, yaitu tarian Lengger. Bahkan para filmmaker mengajak para seniman lokal terlibat langsung dalam pembuatan film ini. Pada hari ketiga penayangannya, film Tarian Lengger Maut menambahkan layar di berbagai daerah.

Layar tambahan tersebut yaitu, di Jakarta; XXI Blok M Square, XXI PGC, XXI Arion dan Cinepolis Mangga Dua Square. Balikpapan; XXI E-Walk, XXI Studio, CGV Plaza Balikpapan dan Cinepolis Living Plaza Balikpapan. Bengkulu; XXI Mega. Cilegon; XXI Cilegon. Jambi; XXI Jamtos. Lampung; XXI Malkartini. Cirebon; XXI Ramayana Cirebon. Padang; XXI Plaza Andalas. Palembang; XXI PIM. Pekanbaru; XXI Ciputra Seraya, XXI SKA, CGV Transmart Pekanbaru, Cinepolis Living World dan Cinepolis Mal Pekanbaru. Tanjung Pinang; XXI TCC. Samarinda; XXI SCP dan CGV Plaza Mulia. Banjar; New Star Cineplex Banjar. Ciamis; New Star Cineplex Ciamis. Bekasi; Kota Cinema Bekasi.

Sampai hari ini Tarian Lengger Maut masih bisa disaksikan di bioskop seluruh Indonesia.(*)

Reporter : Merinda Faradianti | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]