Kabupaten/Kota di Sumbar Disarankan Adopsi Sistem Merit ASN dalam Seleksi Jabatan


Kamis, 10 Juni 2021 - 23:25:46 WIB
Kabupaten/Kota di Sumbar Disarankan Adopsi Sistem Merit ASN dalam Seleksi Jabatan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat membuka rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten/ Kota se Sumatera Barat Tahun 2021 dengan tema "Good and Clean Governance Melalui Pengisian Jabatan Berdasarkan Sistem Merit" di Hotel Pangeran Beach Padang, Kamis (10/6/2021).

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Seleksi pimpinan tinggi pada Instansi pemerintahan rawan pelanggaran integritas, baik itu dari sisi panitia seleksi maupun calon pejabat itu sendiri.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah saat membuka rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten/ Kota se Sumatera Barat Tahun 2021 dengan tema "Good and Clean Governance Melalui Pengisian Jabatan Berdasarkan Sistem Merit" di Hotel Pangeran Beach Padang, Kamis (10/6/2021).

Simak Terus Berita Sumbar Hari Ini di Harianhaluan.com

Mahyeldi mengatakan, seleksi terbuka adalah salah satu cara untuk memilih pejabat yang mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) secara objektif dan untuk mengurangi praktek pengangkatan didasarkan koneksi politik.

Baca Juga : Denda Tak Patuh Prokes di Sumbar Capai Puluhan Juta Rupiah, Untuk Apa Ya?

"Berdasarkan Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) mengamanatkan bahwa pengisian jabatan pimpinan tinggi baik ditingkat pusat maupun daerah dilakukan secara terbuka dan kompetitif dikalangan ASN dengan memperhatikan kualifikasi (syarat administrasi) dan kompetensi serta kinerja," ujar Mahyeldi.

Simak Terus Berita Sumbar Terkini di Harianhaluan.com

Mahyeldi menambahkan, penerapan sistem merit bertujuan untuk membangun sumber daya manusia (SDM) aparatur yang profesional, netral dan berkinerja tinggi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Penerapan merit sistem, diharapkan dapat memastikan, pegawai yang mengisi suatu jabatan memang betul-betul telah memenuhi kualifikasi, kompetensi sehingga bisa berkinerja baik," ungkap Mahyeldi.

Sementara itu, Iqbal Ramadipayana Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah selaku ketua pelaksana menyampaikan, acara rakor ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi dan singkronisasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dalam penyelenggaraan pemerintahaan yang baik dan bersih.

"Melalui rakor ini kita berdiskusi untuk menyamakan persepsi dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) terkait dengan pengisian jabatan dilingkungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se Sumatera Barat," jelas Iqbal.

Hadir pada acara tersebut, Gubernur Sumatera Barat, Forkopimda Sumatera Barat, Bupati / Walikota se Sumatera Barat, Ketua KASN Prof. Agus Pramusinto, Kasatgas Pencegahan Korupsi Wil 1 (Aceh, Riau,Sumbar) Arief Nurcahyo,AK,CA. Komisioner KASN Prof. Agustinus Fatem, Assesor SDM Aparatur Jenjang Utama BKN Dr. Purwanto. MM dan OPD lingkup Pemerintah Prov. Sumbar. (*)

Reporter : Milna Miana | Editor : Milna Miana
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]