Ratusan Atlet Panahan Nasional Bakal Bertarung di Batam


Jumat, 11 Juni 2021 - 20:29:41 WIB
Ratusan Atlet Panahan Nasional Bakal Bertarung di Batam Kadispar Provinsi Kepri, Buralimar didampingi Ketua Umum Perpani Kepri, Abdul Razak dan Direktur Utama PT Cakra Bramastra Internasional, Surya Wijaya saat meninjau lokasi Event Field Archery Menpora di lapangan Golf Palm Spring,. (damri/haluankepri.com)

BATAM,HARIANHALUAN.COM-Event Field Archery Menpora Festival 2021 dan Gubernur Kepri Open Archery Tournament 2021 digelar di Kota Batam, pada 24-27 Juni 2021 mendatang.Ratusan atlet panahan dari berbagai Provinsi bakal ikut bertarung.

Event bergengsi nasional tersebut akan digelar di lapangan Golf Palm Spring dan lapangan Nuvasa Bay Nongsa, yang diselenggarakan oleh Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Provinsi Kepri bersama PT Cakra Bramastra Internasional dan didukung penuh oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kepri.

Untuk melihat kesiapan dari panitia pelaksana kegiatan, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Kepri, Buralimar turun langsung meninjau lokasi kegiatan dan kesejumlah hotel tempat peserta dan tamu yang akan menginap selama kegiatan berlangsung , Kamis (10/6/2021).

Baca Juga : Indonesia Bersiap untuk FIFAe Nations Cup 2021

Dalam peninjauan tersebut, Buralimar didampingi oleh Ketua Umum Perpani Kepri, Abdul Razak dan Direktur Utama PT Cakra Bramastra Internasional, Surya Wijaya. Hotel yang dikunjungi ada dua, yakni OS Hotel Airport di Buana Vista dan Four Points by Sheraton di Nagoya.

“Hari ini kita mengecek bagaimana kesiapan pelaksanaan untuk event panahan nasional nanti. Yang kita cek pertama adalah lokasi acara dan kedua hotel tempat peserta atau atlet menginap nantinya selama kegiatan,” ucap Buralimar seperti dilansir Haluankepri.com.

Disampaikan Buralimar, event yang akan diselenggarakan itu sangat bagus untuk membangkitkan kembali pariwisata dan perekonomian Kota Batam ditengah pandemi covid-19 ini.

“Pak Menko Perekonomian RI pernah mengatakan, bandul ekonomi Indonesia itu ada tiga, yakni Batam, Bali dan Bintan. Jadi jika tiga bandul ini bergerak maka, Insya Allah daerah lain juga akan bergerak,” ujar Buralimar.

Maka dari itu lanjutnya, event panahan itu akan disupport penuh oleh Pemerintah Provinsi Kepri, sebab event MICE itu akan memberikan dampak yang banyak untuk semua stakeholder terkait, diantaranya adalah hotel, restoran dan UMKM.

“Dalam kegiatan nanti protokol kesehatan harus dijalankan dengan ketat sesuai yang ditetapkan oleh Pemerintah. Mari kita bersama-sama bedoa agar pandemi Covid-19 ini cepat berlalu,” tuturnya.

Ketua Umum Perpani Kepri, Abdul Razak mengatakan, peserta untuk Event Field Archery Menpora Festival 2021 kuotanya sudah penuh pada 5 hari dibukanya pendaftaran. Nantinya akan diikuti oleh 96 atlet panahan dan akan dibagi empat divisi.

“Peserta yang mendaftar Field Archery Menpora itu ada 104 orang. Namun karena dibatasi yang diterima hanya 96 peserta saja. Dari 96 itu, sebanyak 70 orang adalah peserta dari luar Kepri,” ungkap Abdul Razak.

Dijelaskannya, sementara untuk peserta Gubernur Kepri Open Archery Tournament 2021 total peserta yang mendaftar sudah sebanyak 411 orang. Dari jumlah tersebut sekitar 275 peserta dari luar Kepri.

Peserta yang sudah mendaftar itu sampai saat ini dari 17 Provinsi, yakni Kepri, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah dan Papua Barat.

“Yang paling banyak adalah DKI Jakarta, dimana seluruh peserta atlet PON nya turun. Kalau yang dari Jawa Timur itu pesertanya adalah sudah 10 kali mengikuti PON. Sampai hari ini persiapan kita untuk acara sudah 85 persen,” paparnya.

Dikesempatan yang sama, Direktur Utama PT Cakra Bramastra Internasional, Surya Wijaya mengatakan, pihaknya sebagai Event Organizer (EO) sedang mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik dan sesuai dengan standar yang dimiliki.

Mulai dari bagaimana untuk penempatan hotel masing-masing peserta, makan dan transfortasi mulai dari penjemputan saat tiba di bandara hingga selesai acara.

“Untuk penginapan peserta rencananya akan memakai 14 hotel, mulai dari bintang 2 hingga bintang 4. Selama kegiatan berlangsung sekitar 350 kamar hotel yang akan dipakai perharinya dan itu akan berlangsung selama 5 hari,” imbuhnya. (*)

Editor : Dodi | Sumber : Haluankepri.com
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]