Penyakit-penyakit Sistem Pencernaan


Jumat, 08 November 2013 - 00:57:00 WIB
Penyakit-penyakit Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan sangat penting dalam menunjang kesehatan. Sistem pencernaan memroses apa yang kita makan dan minum untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan nutrisi dan energi untuk berfungsi dengan baik.

Sistem pencernaan meliputi mulut, kerongkongan, lambung, usus kecil, usus besar hingga anus.

Baca Juga : Resep Lauk Tahan Lama, Bisa untuk Sahur dan Buka Puasa

Saat ini penyakit pada sistem pencernaan sangat umum dijumpai. Gaya hidup modern merupakan salah satu penyebab maraknya penyakit sistem pencernaan. Konsumsi makanan berkalori tinggi seperti junk food dan konsumsi alkohol dengan sedikit asupan serat, sayuran dan buah meningkatkan resiko penyakit sistem pencernaan. Tubuh yang sehat tergantung dari fungsi sistem pencernaan yang baik.

Gejala

Baca Juga : Sebentar Lagi Puasa, Ini Doa Menyambut Bulan Ramadan yang Diamalkan Rasulullah SAW

Penyakit dan gangguan sistem pencernaan bervariasi namun biasanya memiliki gelaja serupa lalu mengarah ke salah satu jenis penyakit. Gejala yang sering terjadi adalah:

· Perubahan pola buang air.

Baca Juga : Scooter Fan's Club Padang Gelar Khitanan Massal dan Donor Darah

· Penurunan berat badan berlebihan.

· Nyeri abdomen.

Baca Juga : Bunda, Ini Cara Cari Lokasi Suami Lewat WhatsApp

· Adanya darah pada urin atau feces.

· Rasa terbakar, penuh dan kembung pada lambung.

Macam Penyakit Sistem Pencernaan

Meski banyak jenis penyakit sistem pencernaan, namun ada beberapa di antaranya yang umum dijumpai dan diderita oleh sebagian besar orang. Berikut ini penyakit sistem pencernaan yang sering dijumpai.

· Pelekatan abdomen

Pelekatan abdomen me­nyebabkan jaringan internal organ lengket. Pada kondisi normal, permukaan jaringan dan organ memiliki permu­kaaan yang licin. Penyakit ini menimbulkan nyeri pelvis, kerusakan usus dan gangguan kesuburan pada wanita.

· Sirosis

Adalah suatu kondisi hati mengalami penurunan fungsi hingga akhirnya tidak berfungsi sama sekali dan menghentikan aliran darah melalui hati. Sirosis disebabkan karena obesitas dan kecanduan alkohol. Gejala sirosis berupa letih berlebihan, muntah, penurunan berat badan dan kehilangan nafsu makan.

· Konstipasi

Gangguan sistem pencernaan ini hampir setiap orang pernah mengalaminya. Bahasa awam konstipasi adalah sembelit. Penyebab utama konstipasi adalah kurangnya asupan serat, susu,  kurang air dan kurang berolahraga. Hal ini menyebabkan ketidakteraturan dan kesulitan buang air besar.

· Dispepsia

Seringkali disebut dengan salah cerna. Dispepsia disebabkan oleh banyak faktor seperti fungsi pankreas atau empedu yang tidak maksimal. Gejalanya berupa rasa penuh pada lambung baik sebelum dan sesudah makan.

· Flatulens

Flatulens adalah kondisi saluran pencernaan penuh dengan gas. Flatulens disebabkan pemecahan makanan yang belum tercerna di kolon oleh bakteri dan juga karena udara yang terbawa masuk. Gas menyebabkan kembung, nyeri dan sendawa.

· Batu ginjal

Batu ginjal terbentuk karena ketidakseimbangan kantung empedu akibat dari jumlah kolesterol berlebih dan terlalu sedikit garam empedu. Kantung empedu tidak dapat membuang secara sempurna. Batu ginjal menyebabkan nyeri pada abdomen atas.

· Gastritis

Gastritis adalah radang pada lambung. Gastritis disebabkan karena kecanduan alkohol, penggunaan obat-obatan seperti aspirin dan ibuprofen yang berkepanjangan atau infeksi bakteri. Gejala gastritis adalah nyeri dan kembung.

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]