Pedagang Memilih Untung daripada Buntung


Senin, 05 Januari 2015 - 18:24:02 WIB
Pedagang Memilih Untung daripada Buntung

Salah seorang juru parkir resmi Pasar Raya Padang, depan Pasar Raya Barat Rid­wan kepada Haluan, Senin (5/1) menuturkan dia hanya bisa parkir dari pagi hingga pukul 11.00WIB. Sebab, PKL sudah menunggu untuk menggelar dagangannya.

Baca Juga : Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Pemko Padang Sidak Kehadiran ASN

“Parkir sampai pukul 11.00 ya Mbak, lewat dari itu mo­tornya tidak bisa di parkir di sini lagi. PKL yang me­nempati,” jelas Ridwan ketika Haluan memarkir sepeda motor.

Tidak hanya itu saja, jelas Ridwan, PKL yang ada di sana juga sudah membayar kepada petugas pasar. Makanya dia tidak bisa parkir di lokasi tersebut, padahal itu me­ru­pakan lokasi parkir untuk masuk ke Fase III.

Baca Juga : Libur Lebaran Usai, Dinkes Kota Padang: Masyarakat Harus Lakukan Tes Swab

Pantauan Haluan,  jelang pukul 12.00 WIB, PKL masih menahan diri untuk tidak berjualan. Hal ini menye­babkan jalan terlihat lapang yang dimulai dari Bundaran Aia Mancua hingga Mulia Teather. Hanya saja, kendaraan bermotor yang tidak terkontrol dan sering memutar arah, termasuk angkot juga ikut masuk.

Kasi Trantib Dinas Pasar Kota Padang Sahurman men­jelaskan jika dilihat sebelum pemerintahan Mahyeldi, PKL jauh lebih kacau. Jika sudah ada perubahan seperti saat ini saja sudah sebuah kemajuan yang luar biasa bagi PKL. “PKL ini beragam watak­nya, tidak mu­dah untuk me­nga­rah­kannya dengan siste­matika yang sudah diatur oleh Kadis Pasar. Sam­pai tertib sejauh ini saja sudah bagus,” tuturnya.

Kepatuhan pedagang ini, jelas Sahurman memang tidak bisa lepas dari petugas yang selalu waspada di lokasi.  Selama masa penertiban hing­ga se­karang petugas selalu di lokasi. “Kami dari pagi hingga pukul 15.00 WIB berada di lokasi, tidak percaya cek saja. Hanya saja kami memang tidak bisa memaksa peda­gang,” pung­kas Suharman. (h/ows)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]