Kurikulum Terpendek, Tatap Muka Kacau


Rabu, 07 Januari 2015 - 18:33:03 WIB
Kurikulum Terpendek, Tatap Muka Kacau

Hal itu diungkapkan Haf­nizal “Oyong”, salah seorang pemerhati pendidikan di Li­ma­­puluh Kota, dalam diskusi ‘mem­­­bedah isu dunia pen­didi­kan terkini’ di perwakilan Hal­uan Payakumbuh Jalan Sudir­man Simpang Benteng Paya­kumbuh, Rabu petang (7/1).

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Limapuluh Kota Radimas yang dihubungi ter­pisah, mengakui hal itu. Kare­nanya ia telah memerintahkan seluruh Unit Pengelolah Tek­nik Daerah (UPTD) Pen­di­dikan, untuk segera me­ru­muskannya. “Kita telah perin­tahkan seluruh UPTD untuk membahasnya dalam rapat Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Besok (Ka­mis ini,red), semua UPTD membahasnya secara bersama, “jawab Radimas.

Baca Juga : Denda Tak Patuh Prokes di Sumbar Capai Puluhan Juta Rupiah, Untuk Apa Ya?

Namun menurut Oyong, panggilan akrab Hafnizal, dengan terjadinya kekacauan itu, bukan saja guru yang dibuat pusing. Tapi anak-anak yang lebih pusing. Karena mereka diajarkan dengan ku­ri­kulum dan metode yang berbeda se­tiap harinya.  “Ke­kacauan itu bukan tanpa se­bab. Ini (keran­cuan peng­gunaan kuri-ku­lum,red) terja­di, karena Dinas Pendidikan tidak bisa mem­posisikan diri dan segera me­ngambil ke­putusan atas peru­bahan atu­ran yang dibuat peme­rintah pusat itu, “kata Hafnizal O­yong yang juga guru pada SMAN 1 Kecamatan Situjuah Limapuluh Kota.

Pada sisi lain, Hafnizal juga mengusulkan, agar pemkab membantu guru-guru yang harus melengkapi kewajiban mengajarnya 24 jam setiap minggu. Sebab poin yang men­ja­di dasar untuk sertifikasi guru-guru itu, menyebabkan guru harus (maaf) melacurkan diri. Karena tidak cukupnya jam mengajar disekolahnya, guru harus mencari sendiri jam mengajar ke sekolah lain. Ha­luan Perwakilan Payakumbuh dan 50 Kota

Kantor Baru, Semangat Baru

Diskusi membedah isu kru­­­sial akan dilaksanakan secara berkala di kantor baru Perwakilan Harian Haluan Payakumbuh dan Limapuluh Kota di kawasan Koto Nan Gadang Kota Payakumbuh. Persisnya di kawasan Simpang Benteng , jalan Sudirman no­mor 3, Kota Payakumbuh.

Mulai Januari tahun 2015 ini, perwakilan Haluan Pa­yakumbuh dan Limapuluh Kota pindah kantor ke tempat yang baru. Ini merupakan upaya untuk mempermudah akses dengan relasi dan ma­syarakat di dua daerah ter­sebut.  (h/nto/ddg)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]