Guru TK Temukan Bayi di Tumpukan Kayu


Rabu, 07 Januari 2015 - 19:02:02 WIB

Spontan, bersama tetangganya, Suhartini langsung bergerak keluar rumah mendekati suara tangis bayi itu. “ Ternyata seorang bayi tergeletak di atas tumpukan kayu rumah bertingkat milik Dt Rajo Lelo di pinggir jalan Batusangkar-Ombilin,” sebutnya.

Lokasi penemuan bayi yang kemudian diketahui berjenis kelamin laki-laki itu, tepatnya di Jalan Batusangkar - Ombilin kilometer 7, Simpang Paragian Aia, Jorong Balimbing, Nagari Balimbing Kecamatan Rambatan.

Saat ditemukan, bayi itu berpakaian bedung warna orange dan putih, di sebelah bayi terdapat kantong plastik hitam berisikan perlengkapan bayi yang terdiri dari susu, minyak kayu putih serta beberapa helai pakaian bayi.

Dijelaskannya, bayi itu langsung dibawa ke Polindes Balimbing, dan dilaporkan ke Dinas Sosial serta Polsek Rambatan. Warga setempat pun penasaran dengan penemuan itu sehingga sangat ramai masyarakat melihat dari dekat dan penasaran siapa gerangan yang tega melakukan perbuatan keji itu.

Warga lalu menyerahkan bayi mungil tersebut ke Dinas Sosial Tanah Datar dan langsung dibawa ke Puskesmas terdekat. Khawatir terja­di sesuatu terhadap bayi itu, lalu dipindahkan ke RSUD Ali Hana­fiah Batusangkar. Di RSUD kini telah mendapatkan perawatan inten­sif karena bayi lahir dalam keadaan berat badan di bawah normal yang hanya 2,1 kilogram.

Direktur RSUD Prof Hanafiah Batusangkar dr Ermon yang didam­pingi Kabid Pelayanan dr Irwanto Kepada Haluan, Rabu (7/1) menga­takan bayi itu, sewaktu dititip ke rumah sakit dalam kondisi masih lemah.

“Bayi ini masuk sekitar pukul 23.00 WIB. Diantarkan oleh saudara Suhartini yang menemukan malam itu. Dari hasil diagnosa, ia lahir dengan berat badan bayi rendah yang hanya memiliki berat 2,1 kg, tali pusar masih merah dan belum lepas diperkirakan berusia tiga hari. Kini dilakukan pemasangan infus karena bayi kekurangan cairan,” sebutnya.

Di tempat terpisah Kapolres Tanah Datar AKBP Nina Febri Linda, melalui Kasat Reskrim Wahyudi via handphone menga­takan, ditemukannya bayi itu Polres tengah melalukan proses pe­nyelidikan.

‘’Beberapa orang saksi telah kita mintai keterangannya, diduga ini karena pelaku takut dan malu mem­punyai bayi dari hasil hubungan gelap,’’ ungkapnya.

Suhartini sendiri ingin menjadi orang tua dan mengasuh bayi malang itu. (h/fma)

loading...

Akses harianhaluan.com Via Smartphone harianhaluan.com/mobile

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]