PDIP Bisa Jadi Rujukan Kaderisasi


Kamis, 08 Januari 2015 - 19:39:46 WIB
PDIP Bisa Jadi Rujukan Kaderisasi

Menurut Haryadi, ini rele­van, setidaknya untuk me­ngatasi kecenderungan prag­matisme partai politik di Indo­nesia. Sudah barang tentu ketika sekarang PDI Perjua­ngan menjadi partai yang me­me­rintah, niscaya pola per­juangan dan strategi perjua­ngannya berbeda dengan saat dulu menjadi partai oposisi.

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

“Sebagai partai yang me­merintah, tentu ini menjadi momentum bagi PDI Per­juangan untuk meng­ope­ra­sionalkan ideologi nasio­nalis­me kewargaan/keIndonesiaan menjadi ideologi yang bekerja. Tak cukup ideologi itu ber­henti pada level retorik, tapi harus operasional dalam ben­tuk alternatif-alternatif kebija­kan yang berorientasi publik warga-negara,” ung­kapnya.

Senada dengan Haryadi, pengamat politik dari Lem­baga Ilmu Pengetahuan In­donesia (LIPI), Siti Zuhro mengatakan, PDI Perjuangan seharusnya lebih berani men­jadi rujukan sebagai partai yang sukses melakukan kaderisasi di internal.

Baca Juga : Perkuat Infrastruktur Digitalisasi Partai, Anis Matta Resmikan Gelora Media Centre

“Sudah saatnya PDIP me­nunjukkan sebagai partai yang bisa dijadikan rujukan. PDIP sudah relatif berhasil, kader­nya bagus-bagus, sukses me­rekrut kepala daerah yang orangnya yahud,” kata Siti kepada wartawan di Jakarta, Kamis (8/1).

Menurut Siti, kesuksesan PDIP melakukan kaderisasi itu bisa terlihat dengan mun­culnya kader-kader seperti Presiden Joko Widodo, Gu­ber­nur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan lainnya. Selan­jutnya, PDIP harus terus me­negaskan po­sisinya sebagai partai yang dekat dengan rakyat kecil.

Ketegasan itu, jelas Siti, dapat dilakukan dengan terus menjunjung tinggi ajaran Bung Karno agar Indonesia ber­daulat di bidang politik, ber­dikari di bidang ekonomi, dan berkepribadian di bidang bu­daya. “Tegaskan sebagai partai wong cilik, karena partai lain tak seperti PDIP,” ujar Siti.

Untuk diketahui, PDIP didirikan pada 10 Januari 1973 dengan nama Partai De­mokrasi Indonesia (PDI). PDI merupakan hasil fusi dari lima partai, yakni Partai Nasional Indonesia, Partai Katolik, Partai Kristen Indonesia, Par­tai Musyawarah Rakyat Ba­nyak, dan Partai Ikatan Pen­dukung Kemerdekaan Indo­nesia. (*/mdk)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]