Tiga Daerah Masih Dapat Minyak Tanah Subsidi


Kamis, 08 Januari 2015 - 19:43:53 WIB
Tiga Daerah Masih Dapat Minyak Tanah Subsidi

CLOSE KONVERSI LPG 3 KG

PADANG, HALUAN — Meski Kota Padang, Kota Pariaman dan Sawahlunto dinyatakan telah selesai konversi minyak tanah ke gas atau close oleh Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Sumatera Barat, namun tiga daerah ini tetap mendapat jatah minyak tanah bersubsidi.

Dalam aturannya, daerah yang telah dinyatakan close tidak berhak lagi mendapat jatah minyak tanah bersubsidi, hanya boleh mendapat jatah minyak tanah dengan harga ekonomi.

Baca Juga : Perumda AM Kota Padang Lakukan Bedah Rumah yang Ketiga

Kepala Biro Pere­kono­mian Setdaprov Sumbar War­da­rusmen mengatakan, belum menerima surat dari Migas terkait daerah yang dinyatakan sudah close ini. Sehingga tiga daerah ini tetap mendapat jatah minyak tanah bersubsidi.

Masih terdaftarnya tiga daerah yang sudah close ini sebagai penerima minyak ta­nah bersubsidi terlihat dalam Peraturan Gu­ber­nur  (Per­gub) Nomor 93 ta­hun 2014 tentang Harga Ece­ran Ter­tinggi (HET) minyak tanah untuk pangkalan.

Dari bulan Mei 2014 lalu untuk daerah Padang, Paria­man dan Sawahlunto tidak akan ada lagi minyak tanah bersubsidi. Jatah minyak tanah ber­sub­sidi  yang diberikan sebe­lum­nya akan ditarik 100 persen.

Sementara itu, untuk harga HET minyak tanah yang di­kelua­r­kan berdasarkan Surat Keputusan (SK) gubernur,  kabupaten/kota harus menga­cu kepada HET ini untuk menentukan harga  minyak tanah untuk pangkalan.

“Harga eceran minyak ta­nah pada pangkalan yang ter­dapat di setiap kecamatan dan desa harus beredoman kepada Pergub ini,” terang War­darusmen.

Lebih lanjut dikatakannya, bupati/walikota bertanggung jawab melakukan pengawasan dan penertiban terhadap pen­distribusian bahan bakar min­yak tanah sampai ke tingkat akhir untuk pemenuhan ke­butuhan rumah tangga/masya­rakat dan usaha kecil.

“Agen atau  pangkalan yang masyarakat yang melang­gar ketentuan dalam Pergub ini dikenakan sanksi dengan ketentuan perundang-un­dang­an,” tegas Wardarusmen.

Ditambahkannya, untuk biaya transpor dalam kota radius 40 km sebesar Rp230 per liter. Sedangkan untuk radius 40 km dari supplay point Pertamina sebesar Rp406 per liter.

“Kita berharap semua bisa mematuhi Pergub ini,” tutup Wardarusmen. (h/mg-isr)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]