Realisasi Pajak 92,2 Persen


Jumat, 09 Januari 2015 - 20:02:00 WIB
Realisasi Pajak 92,2 Persen

Dari 8 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama DI Kanwil DJP Sumbar dan Jambi, 6 KPP sudah mencapai diatas 100% yaitu KPP Pratama Kuala Tungkal 114,8%, KPP Muara Bungo 106,6%, KPP Pratama Solok 104,8%, KPP Pratama Bangko 104,3%, KPP Pratama Payakumbuh 102,1%, KPP Pratama Bukittinggi 101,1%. Sedangkan 2 KPP yang belum mencapai penerimaan adalah KPP Pratama Jambi 89,7% dari target penerimaan Rp2,27 triliun dan KPP Pratama Padang 84,85% dari target penerimaan Rp2,76 triliun.

Baca Juga : Astaga! China Retas 30 Ribu Akun AS

“Alhamdulillah dan terima kasih kepada seluruh WP (baik pemerintahan maupun masyarakat) yang telah membayar dan atau melaporkan kewajiban perpajakan, sehingga selama tahun 2014 realisasi penerimaan pajak yang diraih Kanwil ini dapat mencapai 92,2%. Pencapaian ini meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya (2013) yang hanya 81,6%. Penerimaan ini tercapai berkat kerja sama seluruh stakeholders, antara lain Wajib Pajak, Instansi Vertikal, Pemerintah Daerah, Asosiasi dan pihak terkait lainnya di Sumbar dan Jambi serta peranan seluruh pegawai pajak,” kata Kepala Kanwil DJP Sumbar-Jambi, M Ismiransyah M Zain dalam siaran persnya Jumat (9/1).

Ia menambahkan, dari sisi kepatuhan, realisasi penerimaan SPT Tahunan telah mencapai 95,80% secara rata-rata Kanwil, dari target Wajib Pajak yang wajib menyampaikan SPT sebanyak 347.564 WP sudah menyampaikan SPT 327.772 WP. Dari 8 KPP Pratama di Kanwil Sumbar dan Jambi, 6 KPP Pratama telah melebihi target yaitu KPP Pratama Kuala Tungkal 105,11%, KPP Pratama Payakumbuh 102,59%, KPP Pratama Muara Bungo 101,89%, KPP Pratama Solok 101,81%, KPP Pratama Bukittinggi 100,79% dan KPP Pratama Jambi 100,37%. 2 KPP Pratama yang belum mencapai 100% adalah KPP Pratama Bangko 98,14% dan KPP Pratama Padang 82,25%.

Baca Juga : Benarkah? Hasil Studi Sebut Anjing Pelacak Bisa Deteksi Covid-19 Seminggu Sebelum Hasil PCR

Dengan capaian tersebut, Kanwil DJP Sumbar dan Jambi tetap optimis untuk bisa mencapai penerimaan pajak di tahun 2015. Keyakinan itu didasari pada pertumbuhan perekonomian tahun 2014 di Sumbar yang cukup signifikan sebesar 6,1% dan Jambi sebesar 7,2 %. Untuk mencapai target penerimaan pajak di tahun 2015, Kanwil DJP Sumbar dan Jambi akan terus giat melakukan sosialisasi perpajakan ke seluruh calon Wajib Pajak. Wajib Pajak baru dan Wajib Pajak terdaftar di Sumbar dan Jambi untuk menumbuhkan kesadaran warga dalam membayar dan melaporkan pajaknya.

“Indikator kemajuan ekonomi suatu daerah adalah pendapatan pajak yang besar dan tingginya tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar dan melaporkan pajak. Membayar pajak adalah wujud rasa nasionalisme. Peran pajak dalam RAPBN 2015 sangat besar dimana 78% penerimaan dalam negeri bersumber dari pajak. Kepala Kanwil DJP Sumbar dan Jambi menghimbau kepada Wajib Pajak agar melakukan pembayaran pajak sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku serta tetap menyampaikan laporan pajaknya, meskipun usahanya sedang rugi, agar tidak dikenakan sanksi perpajakan. Pelaporan SPT tahunan PPh OP tahun 2014 paling lama tanggal 31 Maret 2015 sedangkan untuk SPT tahunan PPh badan tahun 2014 paling lambat tanggal 30 April 2015,”tutup M Ismiransyah M Zain.(h/ows)

Baca Juga : Inggris Temukan Lagi 16 Kasus Varian Baru COVID-19, Mengandung Mutasi E484K

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]