Aminah Dilindas Roda Gigi Seberat 15 Ton


Jumat, 09 Januari 2015 - 20:20:57 WIB
Aminah Dilindas Roda Gigi Seberat 15 Ton

“Tronton membawa barang milik perusahan di Indarung itu dari Jakarta, sesampai di lokasi kejadian, remnya blong. Karena banyak  tiku­ngan dan kondisi jalan licin, truk oleng hingga menabrak Toryota Rush dan meng­han­tam din­ding bukit,” ungkap Eddisra.

Baca Juga : Hadiri Wirid di Perumda AM Padang, Hendri Septa Ajak Tingkatkan Kepedulian

Setelah menabrak Rush tersebut, ujar Eddisra lagi, truk pengangkut alat berat berupa Roda Gigi seberat 15 Ton itu kehilangan keseim­bangan dan menabrak sebuah mobil Xenia yang sedang ter­parkir di pinggiran jalan dari arah berlawanan.

“Alat berat yang dibawa truk ter­lepas dan menimpa Aminah yang sebelumnya sempat berusaha menye­lamatkan diri dari kejaran benda seberat 15 Ton tersebut,” terang Eddisra

Baca Juga : Pemko Padang Gelar Bimtek PPRG Tahun 2021

Selain Aminah, juga ada korban lain yang menderita luka, yaitu supir Truk (Faisal Ambri) dan salah seorang oknum yang ikut dalam truk tersebut. “ Sekarang kondisinya kritis di rumah sakit,” jelas Eddisra

Informasi yang dikumpulkan Haluan, mobil Xenia BA 1519 BL yang mengeluarkan asap dari kap mobil itu yang membawa rom­bongan dari daerah Pagang Dalam, Siteba menuju Sijunjung menghadiri acara pesta perkawinan. Karena kondisi itu, sang sopir, Aciak (46) berinisiatif berhenti dipinggir jalan, tepatnya di Panorama II Sitinjau Laiuk. Sebelas penumpang yang ada di dalamnya,  bergegas keluar dan mencari tempat aman.

Baca Juga : Pandemi Belum Reda, Warga Padang Takut Berobat ke Puskesmas

Sesaat kemudian, dari arah Solok meluncur dengan kencang sebuah truk tronton pengangkut peralatan berat milik pabrik PT Semen Padang. Truk dengan nomor polisi BK 8971 BJ itu oleng dan menabrak Toyota Rush BA 1560 K yang melaju searah dengan truk tersebut.

Tronton dan Toyota Rush itu pun  menghantam dinding bukit dan langsung terbalik, sehingga perlatan pabrik seberat 15 ton yang dibawa truk tronton terlepas dari ikatannya dan berguling-guling ke arah mobil Xenia, yang mana para penum­pangnya tengah berteduh didekat mobil tersebut.

Baca Juga : Jumlah Penerima BST di Padang Berkurang 2 Ribu KPM

Melihat ada bahaya yang sema­kin mendekat, rombongan itu  berla­rian dan bertebaran untuk meng­hindar. Namun, salah seorang pe­num­pang yang bernama Aminah (45) tidak bisa lolos dari bahaya. Ia terjatuh dan benda berat itu pun menggilasnya.

“Saya tak menyangka peristiwa naas ini, saya melihat ia dan anaknya berusaha lari, tapi ia terjatuh. Anak kecil itu selamat, sedangkan aminah tergilas oleh benda itu,” ujar Fitri (30) yang menyaksikan kejadian tersebut kepada Haluan, Jumat (9/10) di Rumah Sakit Bhayangkara Padang.

Fitri yang juga merupakan kepo­nakan dari Aminah merasa terpukul. Ia dan korban (Aminah) serta rom­bongan lainnya berencana akan meng­hadiri pernikahan saudaranya. “Yang akan menikah ini juga kepo­nakan Aminah,” tutur Fitri dengan wajah yang masih keliatan syok dan sedih.

Sebenarnya, rombongan tersebut ada 4 mobil dan satu unit motor. Tiga mobil di antaranya bersama motor sebagai penunjuk jalan sudah terlebih dulu jalan mendahului mobil Xenia yang ditumpangi 8 orang dewasa dan 3 orang anak-anak itu.

“Rombongan kami ada 4 buah mobil dan satu motor. Kami yang paling belakang dari rombongan, karena mengeluarkan asap maka kami berhenti dan keluar mencari tempat berteduh,” ungkap Fitri.

Niat rombongan keluarga yang hendak menghadiri pernikahan di kabupaten Sijunjung pun kandas setelah peristiwa tragis yang menim­pa mereka. Sekarang jasad Aminah telah terbujur di ruang jenazah rumah sakit bhayangkara. Orang-orang terdekatnya pun berdatangan dengan tertunduk karena menahan kesedihan. (h/mg-fds)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]