Usai Uji Coba, Jalan Layang Ditutup


Ahad, 11 Januari 2015 - 18:51:25 WIB
Usai Uji Coba, Jalan Layang Ditutup

Uji coba ini dilakukan oleh Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) II, Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJ­N) Wilayah 1 Sumbar, ber­sama dengan pihak kon­traktor pelaksana PT Brantas  Abipraya (persero}, Pemko Bukittinggi dan tokoh masya­rakat. Uji coba ini juga dihadiri oleh anggota DPR RI,  Mu­lyadi.

“Sebelum penggunaan ja­lan layang ini diresmikan pemakaiannya dalam waktu dekat ini, terlebih dahulu selama sepekan ke depan, akan dilakukan uji coba peng­gunaan jalan. Uji coba yang kita la­kukan guna untuk kegia­tan evaluasi dan mengamati peri­laku pengguna jalan. Eva­luasi itu meliputi keberadaan fisik jembatan, rekayasa lalu lintas maupun akses di bidang lain­nya,” ujar Kepala Satuan Kerja (Satker) PJN Wilayah I Sum­bar, Dahler , ketika me­lakukan uji coba penggunaan jalan layang, Minggu (11/1).  Me­nurutnya, pembangunan jalan layang Aur Kuning Bu­kittinggi, memanfaatkan dana APBN sebesar Rp 98,6 mil­liar. Dengan rincian Rp 22,4 miliar APBN 2013 dan Rp 76,1 mil­liar dari APBN 2014. Jalan layang dengan panjang 675 meter yang membentang dari depan Fakultas Hukum UM­SB hingga simpang lampu merah  Istana Mie, secara fisik pembangunannya telah ram­pung. Dan selama sepekan ke depan, seluruh kendaraan yang melewati kawasan Bypass Sim­pang Aur kuning ini dapat menggunakan jalan layang ini.

Baca Juga : Kembangkan Pertanian Sumbar, Bahlil Perintahkan Deputi Cari Investor

Dahler juga mengatakan, selama uji coba ini, pihaknya membentuk tim untuk me­lakukan pengawasan selama jalan layang ini dibuka. Tim itu sendiri terdiri dari Dinas Per­hubungan, Polresta, Pol PP dan SKPD. Setelah masa uji coba jalan layang selesai, jalan layang ini kembali ditutup total untuk kendaraan umum hing­ga diresmikan  pema­kaian­nya  secara efektif.

“Selama jalan ini dibuka untuk uji coba, kita akan lihat kelayakannya sekaligus me­lakukan evaluasi bagaimana layang di Kawasan Aur Kuning Bukittinggi ini nantinya akan beroperasional secara efektif. Jika tidak memungkinkan selama satu pekan, bisa jadi uji coba ini kita lakukan selama dua pecan,” ujar Dahler.

Walikota Bukittinggi Ismet Amzis menyam­paikan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat dan anggota DPR RI Mulyadi, yang telah menga­lokasikan dana untuk pem­bangunan jalan layang ini. Begitu juga kepada masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan jalan layang Aur Kuning dengan menyerahkan lahannya untuk pembangunan ini.

Pembangunan jalan layang Bukittinggi ujar Ismet, me­rupakan salah satu langkah untuk mengatasi kemacetan, khususnya di kawasan Bypass Simpang Aur Kuning  yang sering kerap kali terjadi, apa­lagi pada hari pasar.  “Dengan telah beroperasinya jalan la­yang ini secara efektif kita mengharapkan kepada masya­rakat untuk dapat menjaga dan merawat keberadaan jalan layang yang kita dambakan ini,” ujar Ismet.

Sementara itu, Wakil Ke­tua Komisi VII DPR RI Mulyadi menyambut baik de­ngan telah siapnya jalan layang Aur Kuning. Ini akan menjadi tam­bahan kebanggan bagi masya­rakat Sumbar setelah jalan layang Kelok Sembilan beroperasi.

“Ke depan juga kita  ren­canakan untuk  pembangunan terowongan dan jembatan Ngarai Sianok sekaligus  pem­bangunan jalan layang Padang Luar,” ujar Mulyadi.

Menurutnya, sebagai ang­gota DPR RI, salah satu fungsi wakil rakyat di DPR RI adalah untuk memperjuangkan ang­garan yang ada di pusat bagi pembangunan di daerah pemi­lihan. Oleh sebab itu pada kesempatan rapat-rapat bang­gar di DPR RI wakil rakyat sangat gigih memperjuangkan as­pek-aspek yang terkait de­ngan kepentingan masyarakat.

Sementara itu, tokoh masya­rakat Kurai  Asri An­war DT Nan Anggek men­dukung dan memberikan apre­siasi kepada pemerintah dae­rah dan pusat atas telah sele­sainya pembangunan jalan layang di Aur Kuning. Dengan selesainya jalan layang ini sebagian persoalan atau masa­lah di Bukittinggi bisa dise­lesaikan terutama masalah kemacetan di Aur Kuning itu. Namun demikian masih ada persoalan pembebasan lahan akibat dari dampak pem­ba­ngunan jalan layang yang belum diselesaikan.  “Mudah-mudahan dengan adanya ko­munikasi yang begitu baik persoalan tersebut dapat kita selesaikan dengan sebaik-baiknya,” ungkap DT Nan Anggek.(h/tot/ril)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]