Jangan Tergiur Calo Dana Desa


Senin, 12 Januari 2015 - 19:45:23 WIB

“Inilah yang saya kha­watirkan. Sejak Dana Desa gencar kita sosialisasikan, sebe­narnya saya sudah men­dengar mulai marak terjadi penipuan dengan iming-iming bisa mencairkan dana desa,” ungkap Marwan, di Jakarta, Senin (12/1).

Menurut Marwan, pada beberapa kesempatan pi­hak­nya juga telah mengan­tisipasi kejadian itu. Ca­ranya, dengan mengingatkan para kepala desa untuk tidak tergo­da oknum yang mengaku bisa mencairkan dana desa.

Dalam kesempatan ini, Marwan mengaku sudah men­dengar kabar mulai maraknya calo dana desa di sejumlah Provinsi. Bahkan, para calo itu disinyalir meraup keuntungan hingga Rp 15 juta per desa.

“Jadi, saya kembali mengi­ngatkan kepada para Kades (kepala desa) untuk tidak tergoda dengan oknum-oknum yang mengaku bisa mencairkan dana desa. Saya berharap tidak ada lagi kasus serupa di desa yang lain,” terangnya.

Dia menjelaskan, untuk mencairkan dana desa, para kepala desa tidak perlu melalui perantara. Tetapi, yang harus dilakukan para kepala desa adalah menyusun RPJMDes dan RKPDes sebagai syarat mutlak pencairan Dana Desa yang rencana akan mulai dicair­kan pada April.

“Itu (RPJMDes dan RK­PDes) yang harus ada, gak usah tergoda dengan janji-janji ok­num, yang terpenting RPJ­MDes dan RKPDes ada kita pasti cairkan. Nanti April kita cairkan, gak usah khawatir gak dapat,” tandas Marwan.

Marwan juga meminta pada kepala daerah untuk melapor jika ada kejadian semacam ini.

“Laporkan kepada saya. Di kementerian kita sudah me­miliki Call Centre, silahkan mela­por ke 1500040,” tu­tupnya. (h/inl)





Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com

[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
  • Rabu, 26 Juni 2019 - 19:28:51 WIB

    Siti Zuhro: Jangan Ada Lagi Pemilu Serentak

    Siti Zuhro: Jangan Ada Lagi Pemilu Serentak JAKARTA,HARIANHALUAN.COM- Peneliti senior LIPI Siti Zuhro Pemilu Serentak 2019 merupakan pemilu yang tidak hanya mengurangi kualitas berdemokrasi,  tapi rada nestapa karena adanya anggota KPPS yang meninggal..
  • Sabtu, 22 Juni 2019 - 11:21:03 WIB

    Yusril Hormati Putusan MK, BW Minta yang Kalah Jangan Ngotot

    Yusril Hormati Putusan MK, BW Minta yang Kalah Jangan Ngotot JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Ketua Tim Hukum Joko Widodo-Maruf Amin, Yusril Ihza Mahendra menyatakan akan menghormati dan menerima apapun putusan Majelis Hakim dalam sidang sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHP.
  • Senin, 27 Mei 2019 - 21:23:38 WIB

    DPD RI: Kesenjangan Perekonomian Antar-Daerah Harus Diselesaikan 

    DPD RI: Kesenjangan Perekonomian Antar-Daerah Harus Diselesaikan  JAKARTA, HARIANHALUAN.COM-Komite IV DPD RI menggelar rapat kerja dengan Kementerian Keuangan terkait pembahasan materi Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PPKF), serta dana transfer daerah, Senin (2.
  • Senin, 06 Mei 2019 - 22:45:00 WIB

    Fahri Kritik Tim Pemantau Pencaci Jokowi: Jangan Panik

    Fahri Kritik Tim Pemantau Pencaci Jokowi: Jangan Panik JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengkritik rencana Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto yang berencana membentuk tim hukum nasional untuk memantau tindakan, ucapan, mau.
  • Kamis, 25 April 2019 - 03:58:36 WIB

    Prabowo: Kita Kawal Perolehan Suara, Jangan Sampai Berubah

    Prabowo: Kita Kawal Perolehan Suara, Jangan Sampai Berubah JAKARTA, HARIANHALUAN.COM -- Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto meminta  para relawan untuk tetap waspada dan siaga dalam proses rekapitulasi suara. Kewaspadaan, menurut dia, dibutuhkan untuk meminimalisasi pot.
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM