Pedagang Kembali Berjualan di Pasar Padang Luar


Selasa, 13 Januari 2015 - 19:18:13 WIB
Pedagang Kembali Berjualan di Pasar  Padang Luar

Ujang merupakan salah seorang pedagang sayur, yang mengepul segala jenis sayur dari para petani asal Kab­u­paten Agam, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar dan dari petani lainnya. Setiap harinya, Ia menampung sekitar 1,5 ton hingga enam ton dari berbagai jenis sayur.

Baca Juga : Bunda PAUD Kota Pariaman Serahkan Bantuan untuk Dua Pendidik Korban Kebakaran

Selain menjualnya di kawa­san Pasar Padang Lua, Ujang juga aktif mengirim sayur tersebut ke sejumlah daerah di Provinsi Riau, baik di pusat ibukota Pekanbaru, maupun di daerah lainnya seperti Pera­wang, Duri, Pangkalan Kerinci dan yang lainnya.

Banyaknya pasokan sayur dan tingginya permintaan sa­yur itu membuat Ujang eng­gan untuk meninggalkan bis­nis tersebut, sehingga musi­bah kebakaran yang meng­hangus­kan gudang sewaannya tidak  berpengaruh banyak terhadap niatnya untuk berjualan. Ujang sendiri mengaku telah 15 tahun menyewa gudang sayur itu kepada pemiliknya, dengan biaya sewa saat ini Rp7,5 juta pertahun.

Baca Juga : Pantauan Perkembangan Covid-19 di Sumbar: Positif 158, Sembuh 153, dan Meninggal Dunia 5 Orang

Pada Selasa (13/1) ke­marin, Ujang tetap berjualan sayuran, dengan beratap se­lem­bar tenda terpal. Ia ber­harap pemerintah bisa mem­bangun kembali toko dan gudang yang terbakar, sehingga dirinya bisa lebih nyaman dalam berjualan. “Ada be­berapa tenda terpal yang saya beli, untuk persiapan jika terjadi hujan. Saya usul kepada pemerintah untuk mem­ba­ngun kembali bangunan yang terbakar ini dengan dua tahap. Misalnya, tahap pertama pada bagian depan dulu, sehingga pada bagian belakang bisa kami berjualan. Begitu juga sebaliknya,” harap Ujang.

Saat detik-detik kebakaran terjadi, Ujang mengaku baru mengetahuinya pada Senin (12/1) dinihari sekitar pukul 04.30 WIB. Ia mengaku ditele­pon oleh teman seprofesinya atas kejadian tersebut. Namun setibanya di lokasi kejadian, Ujang tidak bisa berbuat ba­nyak, karena kobaran api telah melahap tempat jualannya. “Stok sayur waktu kejadian memang lagi kosong. Tapi pada bagian belakang, istri saya menjual obat herbal, dan se­muanya hangus terbakar. Lan­tai dua yang dijadikan tempat tidur bagi anggota saya juga hangus. Total kerugian saya ada sekitar Rp35 juta,” tambah Ujang.

Baca Juga : ASN Sumbar Jangan Gegabah, Ada Sanksi bagi yang Nekat Mudik Lebaran

Sementara itu, Ketua Pe­ngurus Pasar Nagari Padang Lua, Toni Darman, mengaku tidak bisa berbuat banyak, dengan alasan toko dan gudang yang terbakar itu tidak terma­suk dalam naungan pengurus Pasar Padang Lua, meski toko dan gudang itu bertempat di kawasan Pasar Padang Lua. “Selama ini, kon­tribusi ke pasar tidak ada. Mereka me­nga­kunya berada di naungan Koperasi Unit Desa (KUD) Singgalang Marapi yang didi­rikan pada tahun 1975 lalu. Namun ketika me­mantau loka­si kebakaran, Kepala Dispe­rindag Agam malah menga­takan, koperasi itu telah ditu­tup. Inikan jadi aneh,” ujar Toni Darman.

Toni Darman mengatakan, pihaknya saat ini masih me­nunggu status toko dan gudang yang terbakar, karena beredar rumor beberapa toko dan gu­dang tersebut telah menjadi milik pribadi. Ia berharap pemerintah segera menun­taskan permasalahan tersebut dan menjadikan kawasan itu berada di bawah naungan pe­ngurus pasar.

Baca Juga : DPRD Harap Kedatangan Para Menteri Bawa Angin Segar untuk Pembangunan Sumbar

Toni Darman mengung­kapkan, kawasan Pasar Pa­dang Lua seluas 5.000 meter persegi itu dihuni sekitar 400 hingga 500 pedagang. Dalam sehari selain hari Senin, transaksi jual beli di kawasan Pasar Padang Lua mencapai Rp2 miliar. “Ini potensi besar bagi pemasukan pemerintah. Pemerintah harus bisa memanfaatkan potensi ini dengan cara melakukan pem­be­nahan dan pembangunan secara menye­luruh. Saat ini ada sekitar 500 pedagang yang memohon un­tuk meminta tem­­pat di pasar ini. Namun karena keterba­tasan lahan, mereka tidak bisa dia­ko­modir. Jika pemerintah bisa mem­bangun pasar ini, maka akan berdampak besar bagi kese­jahteraan warga,” jelas Toni Darman. (h/wan)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]