PKL Jalankan Aksi Bunuh Diri


Selasa, 13 Januari 2015 - 19:25:52 WIB
PKL Jalankan Aksi  Bunuh Diri

Sebelum barang-barang PKL tersebut diangkut paksa oleh petugas, berbagai peringa­tan sudah dilakukan agar PKL tersebut tidak membandel. Namun, sampai dilakukannya penertiban, seorang ibu yang berjualan di depan SD Kom­pleks Alang Lawas harus mere­la­kan barang dagangannya dibongkar petugas.

Baca Juga : H-6 Lebaran, Pantai Purus Padang Sepi Pengunjung

Penertiban bertambah pa­nas ketika si ibu meracau dengan mengeluarkan semua kata-kata yang dirasa bisa merubah keadaan. Ia menga­muk dan berlari sana sini dan sesekali memegangi gerobak dagangannya yang sedang di­angkut paksa petugas.

Jan di baok garobak den, awas kalian,” kata PKL wanita yang sudah berumur kira-kira 50 tahun tersebut.

Baca Juga : Irawati Meuraksa Serahkan Donasi Spensa Peduli di SMP Negeri 1 Padang

Tidak hanya itu, semakin banyak yang memperhatikan, semakin semangat ia menja­lankan aksi bunuh dirinya dengan menyetop mobil-mo­bil yang sedang melaju. Kemudian, dengan beraninya ia tidur di aspal dan kemudian bergulingan ke sana-ke sini.

Bunuah se lah den lai, giliang den,” celetuknya lagi.

Akhirnya semua personil Satpol PP bergerak untuk mengamankan aksi wanita tersebut agar pengguna jalan tidak merasa terganggu. Setiap kali didekati, wanita tersebut malah menangis dan meracau tidak karuan hingga masya­rakat pergi berlalu mening­galkannya bersama seorang bapak tua.

Seorang saksi mata, Wais (44) yang sedang berada di tempat kejadian menuturkan bahwa PKL tersebut memang sudah lama berjualan di trotoar depan sekolah SD Kompleks Alang Lawas tersebut. Andree Algamar yang baru saja dimuta­si dari Kepala Satpol PP men­jadi Sekretaris Satpol PP pada Haluan, Selasa (13/1) menga­takan, sebelum ada angkut paksa barang, PKL sudah diperingati terlebih dahulu.

“Peringatan sudah dilaku­kan dari tiga bulan yang lalu dengan menyurati para PKL yang berada di trotoar jalan. Jika masih membandel harus ada tindak tegas dan harus memberikan efek jera dengan menyita barang-barangnya,” ujar Andree.

Sementara itu, barang si­taan PKL tersebut akan diba­wa ke kantor Satpol PP dan akan segera diproses.  “Barang tersebut bisa saja dikem­bali­kan dengan proses dan per­syaratan agar tidak bisa diu­langi kembali oleh PKL terse­but,” tambahnya

Sementara itu, Kepala Di­nas Tata Ruang Tata Bangu­nan (TRTB) Kota Padang, Afrizal BR membenarkan bahwa saat ini banyak yang menyalahi aturan bangunan. Trotoar jalan saat ini sudah banyak disalah­gunakan seperti banyaknya tiang reklame dan PKL yang berada tepat di trotoar jalan.

“Memang harus ada tinda­kan agar fungsi trotoar kem­bali kepada sebagaimana atu­ran­nya agar pejalan kaki bisa nyaman,” kata Afrizal. (h/mg-win)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]