Wahyu: Wajar Atlet Kita Pindah


Selasa, 13 Januari 2015 - 19:33:39 WIB
Wahyu: Wajar Atlet Kita Pindah

Soal reward, politisi Golkar ini  menilai perhatian pemerintah sangat minim dan terkesan hanya janji belaka. Padahal jelas diatur dalam Undang-Undang bahwa setiap atlet yang ber­pres­tasi itu diberi kesempatan menjadi PNS. “Jadi tak heran kalau atlet kita banyak yang pindah bahkan dibeli orang,” paparnya.

Baca Juga : Semen Padang FC Resmi Boyong Striker Sarat Pengalaman ke Indarung

Senada dengan Wahyu, Sekretaris Umum PASI (atletik) Sumbar, Arfan Rosyda. “Itu sangat berpengaruh besar pada pencapaian prestasi atlet-atlet kita,” jelasnya.

Padahal, tambah Rusda, sejauh ini prestasi yang diperoleh cabang-cabang olahraga yang ada terbilang membang­gakan. Khusus cabang Atletik saja, katanya, pada PON Remaja di Surabaya lalu, mereka menyumbang enam medali emas tujuh perak, dan empat perunggu.

Baca Juga : Shin Tae-yong Panggil Lima Pemain Baru untuk TC Timnas Indonesia

Sementara, pengurus angkat berat (PABBSI) Sumbar Thomas menuturkan untuk anggaran bisa dikatakan minim dalam pembinaan atlet. Padahal untuk membentuk atlet bisa berprestasi bu­kan­lah perkara mudah. Terutama dalam mengatur gizi dan pola latihan. Sekum IPSI (Pencak Silat) Sumbar, Muasri mengatakan olahraga yang dibinanya berhubungan dengan pelestarian buda­ya. Meski begitu, kian hari perhatian pemerintah untuk cabang olahraga ini semakin minim.

Menanggapi ini, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Arkadius yang hadir dalam pertemuan tersebut mengakui untuk anggaran di Cabor melalui KONI Sumbar masih belum maksmial. Dia mencon­tohkan dalam APBD 2015, Koni Sumbar hanya diangarkan Rp5,2 miliar.

Terkait dengan kecilnya anggaran yang dikabulkan DPRD untuk KONI, Wakil Ketua DPRD Sumbar, Arkadius Dt Intan Bano mengatakan, sejauh ini DPRD  tak punya niat membatasi dana yang dikucurkan untuk KONI. Namun anggaran kecil akibat KONI yang dinilai kurang pandai berkomunikasi DPRD dan pemerintah daerah. “Kalau ingin ang­garan ditingkatkan kita menyarankan komunikasi dengan eksekutif dan legis­latif diperhatikan lagi. Begitu juga dengan kegiatan yang dipublikasikan di me­dia, kita minta itu diperbanyak,” paparnya.

Menjawab penilaian DPRD tentang komunikasi pengurus KONI yang ku­rang, Ketum KONI Sumbar Syahrial Bakhtiar mengakui memang terjadi permasalahan komunikasi antar lem­baga yang ia pimpin dengan DPRD. “Kami memang salah.  Selama ini kami terlalu sibuk sendiri tanpa mem­per­hatikan komunikasi dengan DPRD. Apa yang disampaikan wakil ketua (Arkadius, red)  tadi memang benar. Kita meminta maaf dan apa yang dikata­kan tadi akan dijadi­kan pegangan oleh KONI untuk berbe­nah ke depan ,”katanya. (h/mg-len)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]