Imunisasi Bagi Bayi


Rabu, 14 Januari 2015 - 19:01:40 WIB
Imunisasi Bagi Bayi

Pada dasarnya semua orang perlu diimunisasi, terutama orang2 yang berisiko tinggi terkena penyakit, seperti: bayi, anak usia balita, anak sekolah, wanita hamil, wanita usia subur (WUS). ada 2 cara melakukan imunisasi yaitu, oral dan penyuntikan.

Baca Juga : Selama Ramadan dan Idulfitri 1442 Hijriah, Trafik Layanan Data Telkomsel Naik Hingga 49%

Pemberian imunisasi yang terbaik adalah pemberian yang tepat jadual. bila tidak, perlindungan terhadap penyakit yang ingin ditangkal, menjadi tidak optimal.boleh ditunda, bila kondisi anak sedang sakit. Bila anak sudah sehat segera lengkapi imunisasinya.

Nah, Kelima jenis imu­nisasi yang harus diperoleh anak, yaitu:

Baca Juga : Wajib Tahu, Saat Ekor Kucing Mendadak Mengembang Artinya Begini

1. BCG diberikan 1 kali (pada usia 1 bulan)

2. DPT diberikan 3 kali (pada usia 2,3,dan 4 bulan)

3. Polio diberikan 4 kali (pada usia 1,2,3, dan 4 bulan)

4. Campak diberikan 1 kali (pada usia 9 bulan)

5. Hepatitis B diberikan 1 kali (pada usia 0-7 hari)

Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI)

KIPI adalah kejadian sakit yang mungkin timbul setelah imunisasi. Kejadian ini umumnya terjadi dalam masa satu bulan setelah imunisasi.

1. BCG = Setelah 2 ming­gu akan terjadi pembengkakan kecil dan merah di tempat suntikan. Setelah 2-3 minggu kemudian pembengkakan men­­jadi abses kecil yang menjadi luka dengan garis tengah sekitar 10 mm. Jangan diberi obat apapun, dan biar­kan luka tetap terbuka. Luka tersebut akan sembuh dengan sendirinya dan meninggalkan parut yang kecil.

2. DPT = Kadang2 bayi menderita panas setelah men­dapat vaksin ini. Tetapi panas ini umumnya akan sembuh dalam 1-2 hari. Sebagian bayi merasa nyeri, sakit, merah atau bengkak di tempat suntikan. sedangkan sebagian bayi lainnya tidak. Keadaan ini tidak berbahaya dan tidak perlu pengobatan, akan sembuh sendiri.

3. Polio = Tidak ada efek samping

4. Campak = anak mungkin panas pada hari ke 5-12 sesudah suntikan. Kadang2 disertai kemerahan pada kulit seperti campak. Hal ini adalah gejala penyakit campak ringan dan umumnya setelah 1-2 hari akan hilang.

5. Hepatitis B = Tidak ada efek samping

Ibu yang anaknya demam setelah diimunisasi perlu lebih sering meneteki (ASI) dari biasanya, untuk menjamin bayi/anak menerima cukup zat cair. Jika bayi berusia lebih dari 6 bulan boleh diberi tambahan air minum.

Kemudian memberikan obat penurun panas dengan dosis sesuai anjuran dokter, mengompres dahi bayi dengan menggunakan kain yang dibasahi air hangat dan membawa bayi ke dokter atau layanan kesehatan jika demam berlanjut. (h/net)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]