Illegal Logging Masih Marak di Padang Pariaman


Rabu, 14 Januari 2015 - 19:10:50 WIB
Illegal Logging Masih Marak di Padang Pariaman

Untuk menuju Lubuk Nya­rai para anggota Dewan dan Haluan harus berjalan kaki sejauh l,5 km. Sepanjang  perjalanan, para anggota dewan melihat jejak jejak osoh yang masih baru. “Ini jelas jejak osoh,” ujar Zaldi Rajo Intan, salah seorang anggota Komisi IV DPRD Padang Pariaman.

Baca Juga : Waspada! Gelombang Tinggi di Mentawai Bisa Mencapai 5 Meter

Tepat pada batas hutan lindung di daerah Sekayan Tebing, rombongan anggota dewan bertemu dengan dua orang penarik osoh. Osoh tersebut membawa kayu yang telah diolah menjadi ukuran 8 x 15m.

Saat ditanya pada pem­bawa osoh, jenis kayu yang di ba­wanya mengaku tidak menge­tahui jenisnya. Dia me­ngaku, kayu itu merupakan kayu orang lain. “Saya hanya me­ngambil upah,” katanya.

Baca Juga : Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Painan, Also: Inilah Pemersatu Bangsa Kita

Pembawa osoh yang tidak mau menyebutkan namanya mengaku, upah yang diteri­manya membawa kayu itu sebesar Rp500 ribu per kubik dan diapun mengaku kalau kayu tersebut tidak untuk dijual. “Kayu ini digunakan sebagai alat bangunan rumah,” terangnya.

Saat menuju pulang rom­bongan anggota dewan juga mendengar bunyi dentuman yang keras di sungai. Saat dilihat ternyata oknum mas­yarakat yang menjatuhkan kayu golodongan ke sungai.

Baca Juga : Sektor Pertanian jadi Pergerak Ekonomi Sumbar

Kayu bulat dengan ukuran 4 meter itu terlihat dihayut oleh 4 orang masyarakat me­nuju hilir. “Itu jelas kayu hutan lindung,” ujar Dwiwarman salah seorang anggota Komisi IV DPRD Padang Pariaman.

Kabid Kehutanan pada Dinas Pertanian  Pertenakan dan Kehutanan Padang Paria­man, Moralitas yang dihubungi Haluan mengakui, bahwa ka­wa­san itu merupakan kawasan hutan lindung Bukit Barisan 1. Pada hutan ini terdapat jenis kayu, Marantiah dan Borneo. (h/ded)

Baca Juga : 40% Penghafal Alquran PontrenMu Kauman Padang Panjang Tertampung di Perguruan Tinggi

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]