BNP2TKI Gandeng KPK


Rabu, 14 Januari 2015 - 19:25:49 WIB
BNP2TKI Gandeng KPK

Nusron mengatakan, da­lam pertemuan dengan Pim­pinan KPK itu, BNP2TKI mendapatkan masukan me­nge­nai permasalahan TKI yang telah dikaji oleh KPK. Pertama, sebut Nusron, me­nge­nai tingginya beban biaya yang ditanggung TKI dalam mengurus administrasi. Menu­rut dia, tim teknis tersebut akan menyusun model penem­patan dan perlindungan TKI yang dapat mengurangi beban biaya TKI menjadi lebih murah.

Baca Juga : AHY Cs Absen di Sidang Mediasi Pertama, Kubu Moeldoko: Lecehkan Pengadilan

“Yang prosesnya panjang jadi pendek. Yang harusnya dia datang ke banyak tempat jadi ke satu titik, one stop Service, dalam rangka memberikan kenyamanan, perlindungan, kemudahan dan kemurahan yang ditanggung oleh TKI,” kata Nusron.

Selain itu, lanjut Nusron, KPK, BNP2TKI, Kemen­te­rian Luar Negeri, dan Kemen­terian Tenaga Kerja akan mem­perkuat fungsi perlindungan di semua kelembagaan. Ia me­nga­ta­kan, pemerintah jangan sampai terlambat menda­pat­kan informasi mengenai TKI yang terjerat kasus hukum dan mendapatkan hukuman berat di negara penempatan.

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

“Jangan sampai ke depan ada TKI kita yang kena hu­kuman, kena masalah kita baru tahu. Jangan sampai kita kalah sama wartawan,” kata Nusron.

Selain itu, kata Nusron, masalah yang juga dievaluasi bersama KPK terkait masih banyaknya kasus perdagangan warga negara Indonesia di luar negeri. Ia menyebutkan, hal itu terbukti dari masih banyaknya TKI yang bisa ke luar negeri tanpa visa dan masuk melalui pelabuhan ilegal di Nunukan, Batam, Dumai, Tanjung Pi­nang, dan Tanjung Balai.

“Terhadap itu semua, tadi kami buat aksi bersama untuk menanggulangi human traf­ficking. Orang kita keluar, diperdagangkan di luar negeri mirip perbudakan,” ujar Nusron. (h/kcm)


Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]