Parkir Canggih Harus Terwujud


Kamis, 15 Januari 2015 - 18:55:07 WIB
Parkir Canggih Harus Terwujud

Kepala Dinas Per­hubung­an Komunikasi dan Informasi Kota Padang Rudy Rinaldy melalui Sekretaris Yudi Indra Syani di kantornya Kamis (15/1), mengatakan Pemko Pa­dang memberikan waktu satu tahun ini kepada SPS dalam menerapannya di lapangan. Sesuai prosedur, menurut Yudi akan banyak hal yang mesti dilakukan, mulai dari penataan lokasi hingga jenis mesin pembayaran yang akan digunakan.

“Sebab, sistem pem­baya­r­an yang akan diterapkan nanti juga melihat masyarakat Kota Padang, menggunakan kartu ATM atau disediakan kartu parkir, atau koin,” jelas Yudi Indra Syani.

Baca Juga : Hadiri Wisuda TK dan SMP Adz-Zikra, Wako Padang Hendri Septa Beri 'Reward'

Sedangkan tarif yang akan diberlakukan nanti tetap me­ngaju kepada Perda. Besar­nya tarif parkir sebagaimana diatur Perda Retribusi Daerah No­mor 11 Tahun 2011, adalah kendaraan roda dua Rp 1.000, roda empat Rp2.000 di lokasi biasa dan Rp3.000 di lokasi padat. Parkir canggih ini juga menghindari terjadinya per­curian kendaraan bermotor.

Pengamat Transportasi da­ri Universitas Bung Hatta (UBH), Fidel Miro mengakui, pengelolaan parkir di Kota Padang masih belum tertata dengan baik. Semestinya ins­tansi terkait mesti mencarikan solusi yang baik untuk penge­lolaan parkir. Jika parkir canggih ini bisa diterapkan di Kota Padang Pemko harus serius menanganinya, sehingga bisa diterapkan di lapangan.

“Jangan hanya gembar-gembor di awal, tapi realisasi jauh dari yang diharapkan,” tegas Fidel Miro.

Untuk diketahui, per­soal­an parkir liar belum juga tuntas di Kota Padang hingga hari ini, walaupun sudah banyak upaya yang dilakukan oleh Pe­me­rintah Kota Padang. Diper­parah lagi, banyak tempat usaha yang tidak menyediakan tempat parkir memadai me­ngakibatkan deretan ken­dara­an di jalan utama.

Sedikitnya ada empat titik jalan raya yang diserobot untuk parkir liar. Seperti di kawasan Jalan M Yamin (depan Pol­resta Padang), Jalan Hamka (depan Basko Hotel dan UNP),  Jalan Khatib Sulaiman dan di Jalan Pemuda (depan Plasa Andalas). Empat titik tersebut, sehari-harinya men­jadi lahan parkir liar, ken­daraan bermotor. Sementara itu di depan Polresta Padang, jalan raya yang seharusnya menjadi hak pengguna jalan, dimanfaatkan lahan parkir. Hampir setengah badan jalan menjadi lahan parkir.  (h/ows)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]