Warga AS Ditangkap


Kamis, 15 Januari 2015 - 18:58:33 WIB

FBI menyelidiki Cornell sejak beberapa bulan lalu, atau setelah aktif mengadvokasi ke­kerasan jihad di Twitter. Ia meng­gunakan nama Raheel Mahrus Ubaidah di akun Twitter.

Cornell juga memposting konten, termasuk video dan pernyataan, yang mengung­kapkan dukungannya kepada ISIS.

Dalam dokumen pemerik­saan FBI disebutkan, Cornell pernah menulis komentar di media sosial; "Saya percaya kita hanya harus berjihad di bawah perintah kita sendiri, merencanakan serangan dan segala sesuatunya."

"Saya percaya kita harus bertemu dan membuat kelom­pok kita sendiri, tapi dalam aliansi dengan ISIS, dan mem­buat rencana operasi sendiri."

ABC News melaporkan Cornell bertemu dengan infor­man FBI di Cincinnati, Okto­ber dan November 2014, dan mengatakan kongres AS ada­lah musuh. Cornell juga beren­cana melancarkan serangan ke Capitol Hill, Washington DC.

FBI mengatakan, setelah pertemuan itu Cornell mem­pelajari bagaimana membuat bom. Cornell, menurut FBI, juga mempersiapkan banyak uang untuk melaksanakan rencananya.

Cornell diduga membeli dua senapan semi-otomatis dengan 600 butir amunisi dari sebuah toko senjata di Ohio. (h/inl)


Akses harianhaluan.com Via Mobile m.harianhaluan.com


[ Ikuti Terus HarianHaluan Melalui Media Sosial ]




TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA

BERITA TERPOPULER Index »

KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing,Jalan Hamka Padang,Sumbar
Email: [email protected]
APP HARIANHALUAN.COM