Pendaki Gunung Kerinci Belum Ditemukan


Jumat, 16 Januari 2015 - 20:20:18 WIB
Pendaki Gunung Kerinci  Belum Ditemukan

“Kita bahkan pada penca­rian pekan terakhir, tim SAR dibantu aparat dan peralatan TNI dari Kodim Kerinci serta Wanadri Padang, tapi belum menemukan tanda kebera­daan rekan Setiawan,” kata Yuda. Tim pencari bahkan sudah menyisir kawasan Lem­bah Dewa berupa jurang seda­lam tujuh meter yang sebe­lumnya dilaporkan sem­pat terdengar ada sahutan ber­nada lemah dari dasar jurang, namun ketika dituruni oleh tim SAR dari TNI dan Wa­nadri tidak ditemukan adanya tanda-tanda keberadaan kor­ban. Sebenarnya pihak Balai Besar Taman Nasional Kerin­ci Seblat (BB TNKS) sudah menginstruksikan pengh­en­tian pencarian, namun pihak keluarga korban bersikeras agar pencarian dilanjutkan sampai ditemukannya Setia­wan, bahkan pihak keluarga menyatakan bersedia mem­biayai operasi pencarian terse­but, katanya.

Baca Juga : Jenazah Lelaki Ditemukan Mengapung di Bawah Jembatan Kuranji

Kasus hilangnya pendaki di Gunung Kerinci memang sudah sering terjadi, terhitung sejak 1983 setidaknya hingga kini telah tercatat delapan kali kasus pendaki hilang di gu­nung api tertinggi di Indonesia dan gunung tertinggi di Suma­tera tersebut.

Pada tahun 1983, seorang pendaki bernama Adi Per­mana hilang dan jenazahnya berhasil ditemukan, lalu pada 1991 seorang pendaki berna­ma Yuda Santhika dinyatakan hilang dan hingga kini jena­zahnya tak pernah ditemukan, bahkan di area yang diduga tempat hilangnya telah didirikan tugu yang dide­di­kasikan pada sang pendaki yakni Tugu Yuda.

Baca Juga : Penyeberangan Roro Ditutup Dishub Bengkalis pada 1 Syawal

Setelah itu, pada 1997 dua orang pendaki yakni Dadang dan Nanang dinyatakan hilang dan hingga kini jasad kedua­nya juga tidak pernah dite­mukan, selanjutnya survivor dari Swiss juga hilang dan tak ditemukan, serta pada 2003 diketahui tiga orang pendaki dari Jakarta Utara yakni Wi­win, Tedi dan Aloysius juga hilang namun tim SAR berha­sil menemukan jenazahnya.

Hampir semua pendaki yang hilang itu dari luar dae­rah, karena itu sebaiknya para pendaki dari luar daerah mem­­pergunakan jasa peman­du mengingat tan­tangan alam di jalur pendakian Kerinci sangat ekstrim dan berbahaya bagi mereka yang tak menge­nalnya, tambah Yuda. (h/ant)

Baca Juga : 11 Penambang Emas Ilegal di Kuansing Diringkus Polda Riau

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]