566 Orang Meninggal Akibat Bencana


Jumat, 16 Januari 2015 - 20:20:43 WIB
566 Orang Meninggal Akibat Bencana

Dari bencana alam yang terjadi tersebut, 99 persen  ada­lah benca­na hidrometeorologi. “Puting beliung adalah jenis bencana yang paling dominan selama 2014 yaitu 496 kejadian, kemudian banjir (458) dan longsor (413), jelas Sutopo.

Baca Juga : 11 Orang Luka-luka dan 202 Bangunan Rusak Akibat Gempa Malang

Dijelaskan, selama 3 tahun terakhir puting beliung me­mang jenis bencana yang paling banyak terjadi. Bahkan menye­babkan korban jiwa 57 mening­gal, 10,707 jiwa mengungsi, dan lebih 23 ribu rumah rusak selama 2014.

Ancamannya makin me­ning­­kat dan menyerang se­mua wila­yah­, baik perdesaan mau­pun perkotaan.

Baca Juga : Pemberantasan Prostitusi di Jondul Terbentur, DPRD: Tindak Oknum Petugas Pembekingnya!

Kemudian longsor adalah bencana yang paling mema­tikan selama 2014. Ada 343 orang meninggal dan hilang akibat longsor, atau 60% dari dari total korban tewas akibat bencana.

Longsor di Banjanegara yang menyebabkan 99 jiwa tewas dan 11 jiwa hilang merupakan ben­cana dengan korban terbanyak. Kon­sentrasi bencana terbanyak adalah di Provinsi Jabar (290 kejadian), Jateng (272), Jatim (213), Aceh (51), dan Sumsel (480).

Baca Juga : Soal Gempa M 6,1, BMKG: Daerah Terdampak Paling Parah di Malang dan Sekitarnya

Dilihat dari sebaran kab/kota, maka paling banyak ada di Bogor (37), Bandung (31), Suka­bumi (29), Garut (26), dan Cianjur (23).”Pemda Ja­bar hen­dak­nya memper­hati­kan hal ini.

Sebab bencana selalu berulang pada daerah-daerah ini.

Baca Juga : Kabupaten Malang Diguncang Gempa Magnitudo 6,7, Tidak Berpotensi Tsunami

Pengurangan risiko ben­cana harus menjadi urusan utama dalam pembangunan di semua sektor,” kata Sutopo. (h/sam)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]