Kapolri dan Kabareskrim Diganti Mendadak


Jumat, 16 Januari 2015 - 20:40:20 WIB
Kapolri dan Kabareskrim Diganti Mendadak

Imparsial, salah satu lembaga swadaya masyarakat, menilai per­gan­tian itu syarat politisasi Presiden Jokowi terhadap Korps Bha­yangkara.

Baca Juga : Survei IPO: AHY Masuk Lima Besar Tokoh Potensial di Pilpres 2024, Anies Teratas

“Pergantian Kabareskrim di tengah kontroversi pergantian Ka­polri menunjukan terjadinya poli­tisasi presiden terhadap institusi Polri,” kata aktivis Imparsial Al Araf saat berbincang Jumat (16/1) yang dilansir detik.com.

Di tengah situasi yang memanas dalam pergantian Kapolri seha­rusnya presiden fokus dalam penyi­kapan pergantian Kapolri. “Dan bukan malah melakukan proses pergantian dijajaran Kedua Mabes Polri,” kata Al Araf.

Baca Juga : Pakar Analisis Ucapan Moeldoko 'Diperintah Jokowi': Tak Ubahnya Unjuk Kekuatan

Menurut dia, lingkaran dalam presiden sepertinya banyak yang memberikan isu dan fitnah yang berakibat posisi jenderal Polri berbintang tiga yang berdarah Mi­­nang­kabau itu, menjadi tumbal dari proses pergantian Kapolri.

“Secara track record Kaba­res­krim memiliki tracrecord yang baik sehingga presiden harusnya justru mempertahankan dan bukan malah menggantinya,” kata Al Araf.

Baca Juga : Berikut Daftar Pengurus Masyumi Reborn: Ahmad Yani Ketum, Alfian Tanjung Waketum

Dinamika politik presiden saat ini melahirkan posisi Polri menjadi politis dan rentan konflik internal. “Situasi ini akan berakibat pada terganggunya kinerja Polri. Semua persoalan yang terjadi di dalam Polri hari ini adalah akibat sikap gamang presiden dan sikap lingkaran di dalam presiden yang terlalu banyak menun­tut kepada presiden,” tu­tupnya.

Beragam spekulasi muncul, salah satunya adalah karena mantan Ka­pol­­da Jabar itu dianggap tidak muluskan jalan Komjen Budi Guna­wan menjadi Kapolri?

Baca Juga : AHY Temui Ketum PP Muhammadiyah di Yogyakarta, Bahas Soal Ancaman Demokrasi

Salah seorang perwira di Bares­krim mengatakan, Suhardi seha­rusnya dapat ‘mengamankan’ jalan Komjen Budi Gunawan menu­ju kurs Tri Brata 1 (TB-1). Dia men­con­tohkan saat KPK menjerat Irjen Djoko Susilo karena terlibat korupsi, Kabareskrim Komjen Sutar­man saat itu pasang badan.

“Yang ini tidak. Malah beliau dikira penghianat karena dekat dengan KPK dan PPATK,” kata salah seorang perwira di Bareskrim Polri yang enggan disebutkan na­manya, Jumat (16/1/2015).

Padahal, kata sumber tersebut, kedekatan Komjen Suhardi dengan dua lembaga pemerintah itu adalah sebatas kepentingan tugas Bares­krim serta koordinasi antar lembaga negara.

Ada pula perwira yang menduga bahwa pergeseran Komjen Suhardi Alius adalah untuk mengamankan kasus Komjen Budi Gunawan di KPK. Salah satu strateginya adalah menempatkan orang dekat Budi Gunawan di posisi strategis di Polri, Kabareskrim. Orang tersebut adalah Irjen Budi Waseso yang saat ini menjabat Kepala Sespimti.

Belum ada konfirmasi dari Kom­jen Suhardi Alius terkait pergan­tian ini. Beberapa kali telepon yang detikcom tuju tidak direspons, begitu pula dengan pesan singkat yang dikirimkan.

Kadiv Humas Ronny Sompie membenarkan adanya mutasi dari Komjen Suhardi Alius kepada Irjen Budi Waseso. Suhardi dimutasi ke Lemhannas menggantikan jabatan Sekretaris Utama dari Komjen Pol Drs Boy Salamudin

“Informasi dari Komjen Pol Drs Suhardi Alius, bahwa sejak tadi pagi telah melaksanakan serah terima jabatan Kabareskrim Polri kepada Irjen Pol Drs Budi Waseso,” jelas Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Ronny F Sompie, Jumat (16/1/2015).

Soal pergantian Kapolri, Jokowi sudah mengambil keputusan terkait pelantikan calon Kapolri Komjen Budi Gunawan. Presiden menunda pelantikan Komjen Budi Gunawan.

“Berhubung Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan SH MSi sedang menjalani proses hukum, maka kami pandang perlu untuk menunda pengangkatan sebagai Kepala Polisi Negara Indonesia,” kata Presiden Jokowi di Istana Negara.

Presiden Jokowi menegaskan pelantikan Komjen Budi Gunawan hanya ditunda, bukan dibatalkan. Komjen Budi diminta fokus pada proses hukumnya. (h/net/mat)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]