Indonesia Tanpa Gelar di Ajang Malaysia Master


Ahad, 18 Januari 2015 - 19:15:56 WIB
Indonesia Tanpa Gelar di Ajang Malaysia Master

“Game pertama di awal kami bisa dibilang kalah start, jadi terting­gal lumayan jauh. Tapi pas poin 11, sebenarnya kami sudah bisa me­ngim­bangi, tapi Praveen mung­kin kurang sabar di lapangan, jadi banyak mati sendiri,” kata Debby ditemui di Stadium Perpaduan Kuching, usai bertanding.

Baca Juga : Bikin Liverpool Frustrasi, Real Madrid Tembus Semifinal Liga Champions

Hal tersebut diakui oleh Pra­veen. Menghadapi Joachim/Chris­tinna tadi, ia merasa terlalu terburu-buru di lapangan. Game kedua dimulai, Praveen/Debby rupanya belum mam­pu mem­balikkan per­mainan. Ke­duanya  terus tertinggal dari lawan, hing­ga poin 3-7. Sempat menyamakan skor menjadi 14-14, kejar mengejar poin yang cukup sengit, tak berhasil dimenangkan Praveen/Debby. Keduanya kalah 18-21, 18-21 usai bertanding selama 47 menit.

“Pas game kedua sebenarnya kita mulai bisa menekan lawan, Fischer juga kelihatan sempat te­gang. Beberapa kali servis nanggung terus. Tapi kami kurang bisa me­ngontrol bola,” tambah Debby.

Baca Juga : Timnas Indonesia Pastikan Uji Coba dengan Oman

“Kalau lihat di lapangan tadi sebenarnya kami yakin bisa menang. Apalagi beberapa kali ber­temu, ramai terus di la­pangan. Tapi saya mungkin banyak nggak sabar, pe­ngen matiin la­wan, ujung-ujungnya ma­lah tidak bisa mengon­trol bola,” ungkap Praveen.

Final hari ini menjadi pertemuan keempat bagi Praveen/Debby dan Joa­chim/Christinna. Hasil ini memperpanjang ke­ter­­tinggalan Praveen/Deb­­­­­by atas pasangan Den­­mark tersebut men­jadi 0-4. Per­temuan te­rakhir Praveen/Debby dan Joachim/Christ­inna terjadi di BWF World Cham­pionships 2014 la­lu  di Denmark. Saat itu Pra­veen/Debby mem­be­rikan perlawanan yang sengit sebelum akhir­nya harus kalah rubber game, 12-21, 22-20 dan 18-21. (h/mg-san)

Baca Juga : Neymar Konfirmasi Perbarui Kontrak dengan PSG

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]