Citilink Desak Kemenhub Awasi Maskapai


Ahad, 18 Januari 2015 - 19:25:29 WIB
Citilink Desak Kemenhub Awasi Maskapai

Albert menjelaskan, pem­berla­kukan tarif batas terendah seperti yang diminta pihak regulator sudah diberitahu kepada semua perwa­kilan Citilink di seluruh Indonesia dan sudah berlaku serentak sejak Kamis lalu (15/1)sesuai atu­ran baru dari Kemenhub yang dike­l­uarkan pada 30 Desember 2014.

Baca Juga : AHY Cs Absen di Sidang Mediasi Pertama, Kubu Moeldoko: Lecehkan Pengadilan

Lebih jauh Albert mengatakan, hen­daknya Kementerian Perhu­bungan (Kemenhub) juga menga­wasi secara ketat implementasi dari PM No.91/2014 terhadap semua maskapai penerbangan sehingga aturan tersebut betul-betul dipatu­hi dan tidak ada yang melanggar”

“Citilink menyadari bahwa secara umum aturan itu dikeluar­kan sebagai upaya untuk mem­perbaiki iklim dunia penerbangan nasional agar menjadi lebih baik,” kata Albert yang sehari-hari menja­bat sebagai Direktur Keuangan itu.

Baca Juga : Partai Golkar Satu Suara Usung Airlangga Hartarto Jadi Capres

Sesuai PM No.91/2014, tarif penumpang pelayanan kelas eko­nomi angkutan udara niaga berjad­wal dalam negeri dihitung berda­sarkan tiga komponen uta­ma, yaitu tarif, jarak, Pajak Per­tam­­bahan Nilai (PPN), dan Iuran Wajib Asuransi Pertang­gungan Kece­lakaan Penumpang (IWJR).

Sementara itu, besaran tarif berdasar kelompok pelayanan dibagi dalam tiga kelas pelayanan, yaitu Full Service dengan penetapan tarif 100% dari tarif maksimum, kelompok pelayanan Medium Service, tarif setinggi tingginya 90% dari tarif maksimum dan LCC (No Frills Services) penetapan tarif setinggi tingginya 85 % dari tarif maksimum. (h/rel)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]