“Meriam London” Kembali Meledak di Etihad


Senin, 19 Januari 2015 - 19:29:42 WIB
“Meriam London” Kembali Meledak di Etihad

Pertahanan yang kokoh jadi kunci kemenangan Arsenal. The Gunners yang menyatu, solid dan kompak dapat san­jungan tinggi dari Arsene Wenger. Dari pertahanan yang solid, Arsenal berulang kali membangun serangan balik cepat melalui Santi Cazorla. Gelandang asal Spanyol itu jadi bintang Arsenal dengan gol penaltinya dan tendangan bebas yang menjadi assist untuk Olivier Giroud.

Baca Juga : Messi Cetak Sejarah, Kedua Terbanyak Peroleh Trofi

“Cara seluruh tim ini ber­tahan membuat Cazorla ban­yak mendapat bola, dan saat memberinya bola akan punya kesempatan untuk lepas dari tekanan. Pada penampilan kami, kita  melihat kesatuan yang kuat, solidaritas, ke­ber­samaan dan kekompakan,” ungkap Wenger usai laga.

“Kami menekan tinggi di lapangan permainan mereka dan bertahan dalam di area kami dan itu bekerja. Kadang, saat mencoba mencari solusi di dalam diri sendiri itu men­jadi berkah. Orang-orang sa­ngat cepat memberi penilaian, Anda lupa kalau kami punya banyak pemain bertahan se­pan­jang musim, seperti yang Anda lihat hari ini dua bek tengah kami bekerjasama de­ngan baik dan saatnya kembali ke level itu,” lanjut dia di BBC.

Baca Juga : Kursus Penyetaraan Pelatih Lisensi Nasional Dimulai di Padang

Kemenangan di kandang Manchester City tak sekadar berarti tiga poin untuk Ar­se­nal. Hasil ini disebut Arsene Wenger menambah keyakinan dan kepercayaan diri timnya dalam menatap sisa musim.

“Yang pasti adalah ke­me­nangan ini menambah level keyakinan dan kepercayaan diri. Lima bulan ke depan sangat penting untuk tim. Apa yang dilakukan akan me­nentu­kan musim kami. Kami ter­lihat memegang kendali di kandang lawan dan kami akhir­nya mendapat kemenangan besar di laga tandang. Yang menyenangkan adalah itu me­ngu­at­kan keyakinan tim,” lugasnya.

Baca Juga : Mohamed Salah Khawatir Situasi Kontraknya di Liverpool

Manajer Manchester City, Manuel Pellegrini, menyebut Arsenal tak seharusnya men­dapat penalti di babak per­tama. Meski demikian Pel­legrini tidak mau menunjuk insiden itu sebagai biang ke­kalahan timnya.

“Ada dua alasan jelas me­ngapa kami kalah, pertama adalah karena penalti, di mana itu mengubah laga. Saya pikir itu tidak seharusnya penalti, tapi itu pelanggaran yang tak perlu dari Vincent Kompany,” ujar Pellegrini seperti dikutip Sky Sports.

Baca Juga : Bikin Liverpool Frustrasi, Real Madrid Tembus Semifinal Liga Champions

“Pergerakan Kompany me­­mang membuka peluang Nacho Monreal untuk jatuh. Saya tidak bilang itu adalah kesalahan fatal wasit. Penalti memang mengu­bah jalannya laga, tapi itu bu­kan itu pen­yebab kekalahan kami,” sam­bungnya.

“Dan kami tidak cukup kreatif - kami sama sekali kehabisan ide untuk mem­bahayakan pertahanan me­reka. Tanpa kreativitas sangat sulit mencetak gol. Tentu saya selalu memberi kredit untuk tim pemenang. Arsenal ber­main dengan konsentrasi ting­gi. Kami menguasai jalannya per­tandingan, menekan me­reka dengan sangat baik, tapi kami tidak punya ide untuk membuat ruang di pertahanan mereka,” sambungnya. (h/mg-san)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]