Proses PAW Kader Demokrat Terganjal


Senin, 19 Januari 2015 - 19:38:31 WIB
Proses PAW Kader Demokrat Terganjal

Ketua DPD Partai Demokrat Sumbar, Josrizal Zein yang dihu­bungi Haluan Se­­nin (19/1) me­­nga­kui, sam­pai hari ini pi­hak­nya belum meng­ambil si­kap pem­ber­hen­tian terhadap ka­der yang se­dang jadi tersangka ka­­sus bon ma­kan minum fiktif ini.

Baca Juga : Lakukan Mutasi Besar-besaran, Hendri Septa: Penyegaran Birokrasi

“Belum ada ada keputusan pemberhentian. Kita tunggu hasil sidang di pengadilan inkrah dulu. Sebab, bagai­manapun juga, harus ada keha­ti-hatian dalam menyikapi masalah ini,” ujarnya.

Kendati belum ada putu­san menaikkan PAW atau keputusan untuk pembe­r­hentian, namun  kekosongan kursi kader Demokrat ini tetap mendapat perhatian dari partai.

Baca Juga : Hendri Septa Kembali Lantik 194 Pejabat Eselon III dan IV

“Bagaimanapun juga kekosongan kursi ini memang akan berdampak pada serapan aspirasi pada masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil),” ujar Josrizal.

Menindaklanjuti hal ter­sebut, Demokrat Sumbar su­dah membentuk tim yang membahas masalah ini.

Baca Juga : Walikota Padang Hendri Septa Terima 500 Paket Sembako bagi Petugas DLH dari BNI Wilayah 02 Sumbar Riau Kepri

Hasil dari rapat internal telah di­sampaikan ke pusat dan te­ngah menunggu kebi­jakan dari Dewan Pengurus Pusat (DPP).

Belum adanya sikap partai terhadap status tersangka Ang­­gota Komisi I DPRD Sum­bar yang sudah ber­jalan ber­bulan-bulan dibenar­kan­ juga melalui ke­te­rangan yang diberikan Pelak­sana Tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumbar, Delvi.

Baca Juga : Bangun Industri CPO dan Turunannya di Kota Padang, Hendri Septa Tinjau PT Padang Raya Cakrawala

“Ya, sampai sekarang par­tai memang belum mengi­rim surat yang berkaitan dengan pem­berhentian atau penun­jukkan PAW. Untuk sementara posisi yang ber­sangkutan memang masih kosong,” ucap Delvi saat dihu­bungi pada hari yang sama.

Sebelumnya, dalam jumpa pers yang berlangsung Selasa, (16/12), Delvi juga mem­berikan keterangan kepada wartawan, bahwa DPRD Sum­­­bar sudah mengajukan pemberhentian sementara Eri Zulfian ke Kementerian Da­lam Negeri.

Surat itu diajukan dengan berlandaskan pada peraturan pemerintah (PP) nomor 16 tahun 2010 pasal 110.

Penga­juan tersebut sudah ditem­buskan kepada DPD Partai Demokrat, untuk selanjutnya disikapi partai. (h/mg-len)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]