Tunjuk Harga Baru, Agen Pakai Harga Lama


Senin, 19 Januari 2015 - 19:39:11 WIB
Tunjuk Harga Baru, Agen Pakai Harga Lama

Tidak hanya itu, para agen beralasan, dengan naik turun­nya harga LPG yang diberla­kukan pemerintah ini, juga membuat agen rugi besar.

Baca Juga : H-6 Lebaran, Pantai Purus Padang Sepi Pengunjung

Agen Pelumas dan LPG PT Pertamina PT Teten Gazali Christina Mutiara mengata­kan, sejak naik turunnya harga LPG ini membuat pen­jualan­nya merosot tajam karena jum­lah yang tersedia ini adalah pembelian gas dengan harga lama.

“Yang jelas sejak naik dan turunnya harga gas 12 kg ini permintaan dari pangkalan dan konsumen langsung sangat menurun. Kini kami pakai harga lama,” ujarnya saat dite­mui di ruangannya di Jalan Diponegoro Nomor 17 Pa­dang, Senin (19/1).

Baca Juga : Irawati Meuraksa Serahkan Donasi Spensa Peduli di SMP Negeri 1 Padang

Ketika ditanya berapa jum­lah atau angka penurunan penjualan gas LPG 12 kg ini, ia enggan menjawab. Namun ia memastikan kalau penjua­lannya mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Hal yang sama juga dikata­kan oleh agen LPG 12 kg PT Adipura Persada Andalas Elya yang ada di Jalan Hamka No­mor 58. Menurutnya, jika di­ban­dingkan dengan bulan Juni tahun 2014 lalu dengan seka­rang mengalami penurunan penjualan hingga 80 persen. Karena harga yang ditetapkan pemerintah tidak konsisten.

“Pada saat LPG 12 kg ini naik kita kan membeli dengan stok yang lumayan banyak, ternyata setelah itu harganya kembali diturunkan. Kadang masyarakat yang membeli tidak mau dengan harga lama padahal stok yang kita jual sekarang adalah modal lama. Untuk harga, jika konsumen menjemput langsung ke sini harganya Rp135.000 per ta­bung dan Rp140.000 jika diantar langsung ke alamat,” ujarnya.

Sementara, di tingkat pengecer gas 12 kg masih berkisar Rp150.000 hingga Rp155.000. Salah seorang pengecer di Tunggul Hitam, Ahmad menjelaskan harga gas 12 kg sudah naik dari awal tahun 2015. Walaupun BBM turun mulai hari ini (Senin, red), harga di tingkat pengecer belum bisa diturun­kan karena stok barang lama masih ada.

“Saya menjual masih harga lama, yakni Rp150.000 hingga Rp155.000, soalnya saya belanja di agen harganya Rp145.000,” ucapnya. Dia akan menurunkan harga jika di tingkat agen juga ikut turun. Apalagi, saat ini penggunaan LPG 12 kg turun draktis dan beralih ke LPG 3 kg.

“Kalau turun lagi, jelas tidak ada untung lagi.  Apalagi pelanggan banyak beralih ke LPG 3 kg,” tuturnya. (h/mg-rin-ows)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]