Annas Berniat Suap Komisi IV DPR


Senin, 19 Januari 2015 - 19:43:18 WIB
Annas Berniat Suap Komisi IV DPR

Lantas penasihat hukum Annas mendalami hal itu kepada kliennya tersebut. Dalam BAP saat diperiksa di KPK, Annas menyebut adanya alokasi uang yang akan diberikan kepada Komisi IV DPR.

Baca Juga : Daftarkan Logo Partai atas Nama SBY, Ketua DPC PD Dharmasraya: Cegah Penyalahgunaan oleh Pihak Lain

“Di sini dalam BAP 65, ini juga mengenai rekaman suara. Saudara menjelaskan maksud saya menga­-takan untuk DPR RI Rp2,9 miliar adalah alokasi untuk anggota Komisi IV sebanyak 64 orang dengan hara­pan DPR mau memberikan per­setujuan terhadap kawasan hutan yang kami ajukan ke Menhut?” kata penasihat hukum Gulat dalam persidangan itu.

Mendengar isi BAP itu, Annas mengamini. Mereka lantas mengejar dasar munculnya permintaan uang Rp2,9 miliar itu.

Baca Juga : DPC Partai Demokrat Dharmasraya Sampaikan Surat Pengaduan dan Perlindungan Hukum ke Polres Setempat

“Apa dasar saksi dengan muncul angka Rp2,9 miliar. Apakah dibagi rata 64 anggota dewan atau gimana?” Begitu penasihat hukum Gulat kembali mencecar Annas.

Namun Annas menampik uang itu sudah dibagi-bagikan ke DPR. Me­nurut dia, duit itu tidak sempat dibagi-bagikan ke DPR. “Itu mung­kin dalam telepon terlalu singkat pak. Mungkin untuk pengurusan anggota Komisi IV nggak benar, cuma dalam telepon singkat,” jawab Annas.

Baca Juga : Terjun ke Politik, Athari Gauthi Ardi: Ingin Kampung Seperti Jakarta

Gulat didakwa menyuap Annas Maamun sebesar USD166,100 atau setara Rp2 miliar. Suap terkait revisi usulan perubahan luas, bukan ka­wasan hutan di Riau. Annas dan Gulat ditangkap pada 25 September 2014 dengan barang bukti duit suap.

Jaksa menyebut duit diberikan karena Annas Maamun telah me­masukkan areal kebun sawit Gulat Manurung Cs di Kabupaten Kuantan Singingi seluas 1.188 hektare dan Bagan Sinembah di Kabupaten Rokan Hilir seluas 1.214 hektare ke dalam surat revisi usulan perubahan luas bukan kawasan hutan. (h/inl)

Baca Juga : Ada Gerakan Mau Kudeta Cak Imin dari Kursi Ketum PKB, Benarkah?

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]