Puluhan Maskapai Batalkan Penerbangan


Selasa, 20 Januari 2015 - 19:08:53 WIB
Puluhan Maskapai Batalkan Penerbangan

Ia mengatakan, rute pener­bangan yang dibatalkan adalah dari maskapai Citilink Batam-Jakarta, Batam-Padang, Ba­tam-Palembang dan Batam-Surabaya, masing-masing satu penerbangan.

Sementara itu, Lion Air membatalkan enam pener­bangan masing-masing dari Batam tujuan Pekanbaru pada pukul 09.10 WIB dan 15.25 WIB, Batam-Padang pukul 09.20 WIB, Batam-Jakarta pukul 08.35 WIB dan 19.05 WIB, serta penerbangan Ba­tam-Yogyakarta satu kali.

Baca Juga : Weekend Nih! Ini Dia Tempat Wisata yang Terhits di Pariaman dan Padang Pariaman

“Pembatalan rata-rata ter­jadi pada rute yang sehari diterbangi lebih dari satu kali. Jadi, karena sepi penumpang, jadwal penerbangannya diku­rangi,” kata dia.

Sementara itu, pener­ba­ngan tujuan Batam yang diba­talkan adalah Citilink dari Jakarta QG844 pukul 17.40 WIB, Lion Air dari Pekanbaru JT238 pukul 17.45 WIB, Lion Air dari Jakarta JT372 pukul 18.25 WIB, Citilink dari Pa­dang QG913 pukul 19.20 WIB dan Lion Air dari Padang JT145 pukul 15.55 WIB.

Suwarso mengatakan, pada hari-hari biasa jumlah penum­pang yang datang dan mening­galkan Batam dengan pener­bangan bisa mencapai 13.000 sampai 16.000 orang penum­pang.

“Untuk hari-hari ini kami perkirakan yang meng­gunakan transportasi udara hanya sekitar 10.500 penum­pang saja untuk yang datang dan pergi,” kata Suwarso.

Suwarso menambahkan, kondisi Bandara Internasional Hang Nadim Batam jauh lebih sepi dibandingkan hari-hari biasa. Kepadatan dipintu kebe­rangkatan yang biasanya terja­di, tidak nampak lagi. “Pada awal-awal tahun setelah libur tahun baru, memang terjadi penurunan penumpang. Jum­lah penumpang akan kembali normal biasanya setelah Feb­ruari,” tutupnya.

Picu Keributan

Keributan sempat terjadi saat pembatalan keberang­katan penumpang Garuda dari Jakarta tujuan Tanjung Pinang, yang dialihkan ke Batam, untuk selanjutnya mengunakan kapal fery menuju Tanjung Pinang. Managemen Garuda berupaya mengalihkan penumpang le­wat pelabuhan Punggur, de­ngan mengunakan tran­sportasi Damri.

Kebijakan itu, tak pela membuat para sopir airport taxi mengamuk dan melem­parkan meja kounter Damri ke lobby bandara. Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB itu.

“Dari pagi satu pun kami belum ada yang narik (angkut penumpang), tapi su­dah di­kasih ke Damri, padahal rute Damri tidak ada yang ke Pung­gur, dari bandara hanya rute Nagoya Jodoh Batu aji dan Bengkong,” kata Ajo, salah satu sopir airport taxi dilokasi.

Kekesalan sopir taksi kepa­da pihak Garuda pun dilam­piaskan kepada Perum Damri. Keributan di depan area keda­tangan juga mewarnai kece­masan masyarakat yang berada di Bandara.

Pihak Kepolisian dan Dit­pam BP Batam tidak dapat meredakan Situasi. Akhir­nya, dengan melam­piaskan keke­salannya, sopir taksi ini meng­gotong meja konter bus Damri yang berada di Loby depan pintu keda­tangan ke lokasi parkir ban­dara yang berada di bawah gedung.

Situasi kembali tenang, setelah ratusan sopir ini men­campak meja konter bus dari ke sekitar lokasi parkir.  Hing­ga berita ini ditulis, Station Mana­jer PT Garuda Indonesia Branch Office Batam, Timbul Panjaitan, tidak bersedia di­kon­firmasi. (hk)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]