Petani Pariaman Semakin Gemari Budidaya Padi Salibu


Selasa, 20 Januari 2015 - 19:10:46 WIB
Petani Pariaman Semakin Gemari Budidaya Padi Salibu

Tanam padi Salibu yang dilaksanakan itu, masih sekitar demplot, namun sudah ada petani yang mencobakanya secara mandiri, hasilnya lumayan.

Program padi Salibu, banyak untungnya. Tanam benih cukup satu kali saja, kemudian setelah panen bekas potongan batang padi yang masih menyatu dengan rumpun padi dipotong pendek, seterusnya dibiarkan tumbuh tunas baru dan inilah yang dipelihara hingga berbuah dan pola ini bisa sampai panen maksimal 6 kali.

Baca Juga : Denda Tak Patuh Prokes di Sumbar Capai Puluhan Juta Rupiah, Untuk Apa Ya?

“Praktis kerjanya, efisien pemupukannya,” sebut Syaiful. Tanam padi Salibu di 13 titik yang sedang ber­langsung saat ini, ada yang dikerjakan anggota kelompok tani di dalam kelompoknya, dan bisa juga dilaksanakan secara mandiri, karena prosesnya tidak sulit.

Program ini baru setahun di Kota Pariaman ditanam pada masa MT November 2014, panen di tahun 2015.

Teknologi tanam padi selabu, cukup praktis, Namun keuntungan terbesar dari pertanaman padi salibu adalah petani tidak perlu lagi mengolah tanah untuk pertanaman kedua kalinya.

“Kita berharap mudah-mudahan pola tanam padi salibu makin membudaya di kalangan petani, karena hail panennya yang bagus,” tambahnya.

Menurut Kepala Desa Tungkal Selatan Delfiadi, pola tanam padi yang dilakukan petani di desanya, kini ada pola tanam padi salibu, ada pula yang PTS atau Padi Tanam Saketek. Dari hasil yang pernah dicapai tanam padi PTS itu, haisl ubinan, 5,8 ton/hektar.

Sistem padi tanam saketek, atau sedikit itu, anakan padi itu ditanam cuma hanya 5 anakan satu rumpun dengan jajar legoowo (5-1).

Meskin tanam padi Salibu masih program dinas dalam bentuk percontohan yang dipraktikkan petani, namun budidaya padi di desanya tetap gairah, hingga kini sebagian besar penduduknya bekerja mengolah tanah pertanian.

“Kita berharap dengan adanya program-program per­tanian yang inovatif dite­rapkan di desanya, diha­rap­kan dapat membawa peru­bahan ke arah yang lebih dari segi produk yang dihasilkan,” kata Del.

Panen padi Salibu di Tungkal Selatan itu ditandai pemotongan perdananya oleh Asisten II Bidang Adminstrasi dan Pembangunan Su­kardi.(h/tri).

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]