Akhir 2015 Importir Ponsel Wajib Bikin Pabrik


Rabu, 21 Januari 2015 - 19:05:27 WIB
Akhir 2015 Importir Ponsel Wajib Bikin Pabrik

Jika tidak dilaksanakan, lanjut Warsito, maka izin Importir Terdaftarnya (IT) akan dicabut.

Dengan melaksanakan kebijakan tersebut, diharapkan Indonesia tidak lagi menjadi negara tujuan pasar ponsel, tetapi juga menjadi tempat basis produksi ponsel.

Baca Juga : Ada Apa Nih? Wanita Nonmuslim Kanada Ramai-ramai Pakai Hijab

Sayangnya Warsito tidak mengungkapkan importir mana saja yang belum berencana merealisasikan pembuatan p[abrik tersebut.

Sebelumnya, produsen ponsel asal Korea Selatan, Samsung, telah berinvestasi US$ 20 juta untuk membangun pabrik di Indonesia dengan kapasitas hingga 1 juta unit ponsel per bulan.

Selain itu juga ada produsen ponsel asal Tiongkok, Oppo yang berinvestasi US$ 30 juta untuk mendirikan pabrik dengan kapasitas 500.000 unit ponsel per bulan. Pabrik yang berlokasi di Tangerang itu direncanakan siap beroperasi pada Maret 2015.

Sedangkan, produsen ponsel Haier memilih memproduksi ponsel bareng di pabrik Sanyo. (h/ktn)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]