Penggabungan Kelurahan Dikeluhkan


Rabu, 21 Januari 2015 - 19:09:44 WIB
Penggabungan Kelurahan Dikeluhkan

Ketua Komisi A,Fitrial Bachri mengakui, selama ini memang banyak keluhan. kan­tor lurah hanya dihuni 2 orang saja. 1 lurah dan 1 staf saja. Siang hari, kantor sudah ko­song. “Semoga dengan peng­­gabungan kelurahan, dapat memberikan kesem­patan yang luas bagi masya­rakat dalam menerima pela­yanan prima, “ harap Fitrial.

Baca Juga : Gempa Berkekuatan 3,3 Magnitudo Dirasakan di Bukittinggi

Kunjungan itu didampingi Heri Iswandi Dt Rajo Muntiko Alam dan Alhudri Dt Rang­kayo Mulia, Ahmad Ridha, Hurisna Jamhur dan Yanuar Gazali.

Hanya saja, menurut Mu­hammad Ridha, selama ini yang terjadi, jumlah pegawai kelu­rahan kurang. “Tapi me­nurut pihak Badan Kepe­gawaian Daerah, jumlah pega­wai itu ibarat balabiah tapi ndak cukuik. Hal inilah yang akan diawasi DPRD, “sebut anggota dari Partai NasDem itu.

Baca Juga : Sambut Idul Fitri 1442 H, DPC IWAPI Pasaman Gelar Pasar Murah

Selain ke Latina, Komisi A juga mengunjungi kecamatan Payakumbuh Selatan. Mereka diterima Doni Persada. Dalam kesempatan itu, muncul soal tanah hibah kantor kecamatan yang harus segara ditentukan kejelasannya. “Kalau hibah, buatkan sertifikatnya atas na­ma pemko,”pinta Heri Is­wandi.

Sehari sebelumnya, juga melakukan kunker ke sejum­lah kelurahan gabungan. DP­RD melihat, lurah dan para stafnya, harus mendapatkan dukungan dari semua pihak, agar tetap komit dalam menja­lankan pemerintan.

Baca Juga : Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini, BMKG: Waspada Gelombang Laut Hingga 3 Meter

“Dari 76 kelurahan yang ada sebelumnya, kini diciut­kan menjadia 54 saja. Atas kebijakan itu, tentu ber­dampak kepada kelebihan aparatur, aset dan muatan lokal lainya. Karena itu, DP­RD mengunjungi kelurahan-kelurahan yang digabung itu, untuk menyemangatinya, “ka­ta Fitrial.

Mahasiswa Magang

Baca Juga : Jasman Rizal: Tak Ada Larangan Pergerakan Lokal, Tetap Patuhi Prokes

Rabu kemarin, Se­kre­tariat  DPRD Kota Paya­kumbuh, kembali me­ne­rima ma­ha­sis­wa/i magang. Kali ini, diisi 5 orang ma­hasiswa/i dari STAIN (Se­kolah Ting­gi Aga­ma Is­lam Negeri) Batus­angkar, se­be­lumnya ditempati 7 siswa SMKN 1 Payakumbuh.

Hal tersebut dikatakan Kabag Umum Sekretariat DPRD Kota Payakumbuh De­vitra kepada sejumlah war­tawan di kantor DPRD setem­pat, Rabu (20/1). 5 mahasiswa/i yang magang di sekretariat itu dengan jurusan Manajemen Informatika.

Kelima mahasiswa/i STA­IN yang magang itu langsung diantarkan oleh dosennya Lita Sari Muchlis. M.Kom, mereka diantaranya Rocky Mizwar ditempatkan di bagian Humas, Muhammad Ilfan dan Yesi Silvina dibagian umum, Ega Hidayat Amri di bagian ke­uangan dan Vivian Afrina di bagian Risalah dan Persi­dangan.

Dikatakan Devitra, ma­na­gemen dan informatika adalah salah satu disiplin ilmu dalam sistem dan tek­nologi komputer yang ber­kembang. Selama ini mana­gemen informatika, bo­leh dikatakan amat jauh dan gersang dari integrasi dan kombinasi dengan ilmu-il­mu keislaman. (h/nto)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]