Bendungan Ambruk, Petani Gagal Panen


Rabu, 21 Januari 2015 - 19:13:55 WIB
Bendungan Ambruk, Petani Gagal Panen

Pemuka Masyarakat Ro­nah Pembangunan, Yusrizal di temui Haluan, menjelaskan, warga sudah sering kali mela­kukan goro bersama dalam rangka mengatisipasi perbai­kan pengayiran tersebut. “War­ga sudah berulang kali mem­bersihkan sungai dan mem­buat dam. Karung yang diisi krikil, disusun agar, tidak ada lagi pengikisan bibir sungai. Namun dikala hujan datang, karung-karung itu selalu di bawa arus air. Karena itu, kami warga Ronah Pembangunan ber­harap kepada Pe­merin­ta­han Kabupaten Lima­puluh Ko­ta dapat memberikan ban­tuan secepat mungkin. Teru­ta­ma pembuatan geronjong un­ tuk mengikat batu, “ha­rapnya.

Baca Juga : Eksepsi Kuasa Hukum Ditolak, Sidang Kasus Bom Molotov Dilanjutkan

Saat ini, masyarakat Ronah Pembangunan,memasuki ma­sa pengelolahan tanah dan sudah ada warga yang sudah bercocok tanam. Bila saluran irigasi yang ambruk segera di perbaiki, maka suplai air akan lancar. “Sekarang kami cuma m­emamfaatkan air hujan un­tuk pengelolaan tanah dan bercocok tanam. Kalau dibiar­kan saja, bisa jadi warga gagal panen tahun ini, “tukuk Yus.

Disisi lain menurut Yus­rizal, saat ini yang lebih dibu­tuhkan warga adalah per­bai­kan irigasi. “Kalau pasokan air lancar, penambahan lahan baru bagi warga Ronah Pem­bagunan akan terlaksana. Se­bab masih banyaknya lahan tidur yang belum di olah warga. Penyebabnya karena pasokan air belum normal. Bisa jadi frekwensi hasil panen warga semakin tahun bisa menigkat dengan adanya perbaikan iri­gasi yang rusak, “ ulas Yus. (h/ali/nto)

Baca Juga : Tabrakan Maut Pick-Up Vs Suptra X, Heri Kuswanto Tewas di TKP

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]