Menunggu Pemimpin Muda di Pilkada 2015


Rabu, 21 Januari 2015 - 19:21:33 WIB
Menunggu Pemimpin Muda di Pilkada 2015

Fenomena tersebut juga terjadi di Sumatera Barat (Sumbar). Di Ranah Minang, ada 13 kota/kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada 2015, plus Provinsi Sumatera Barat yang akan memilih Gubernur. Daerah Kota/Kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada serentak adalah; Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi. Berikutnya, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Pasaman, Kota Bukittinggi, Kabupaten Limapuluh Kota, Kabupaten Tanah Datar, Kota Solok, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Pessel.

Baca Juga : Ini Sosok Jozeph Paul Zhang, Penista Islam

Untuk Pilkada Provinsi Sumbar, incumbent Gubernur Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Muslim Kasim kembali akan bertarung. Tetapi berkemungkinan besar, mereka tidak lagi berpasangan. Sedangkan di Kabupaten Padang Pariaman, incumbent  Bupati Ali Mukhni juga kembali akan maju bertarung. Bisa jadi kekuatan Ali Mukhni tak akan terbendung, sebab hingga saat ini belum ada calon kandidat yang bisa mengimbangi pengaruhnya di kalangan masyarakat Padang Pariaman.

Incumbent Bupati Agam Indra Catri juga akan mencalonkan kembali. Meskipun pengaruh Indra Catri begitu besar di Agam, tapi masih banyak selentingan aspirasi dari masyarakat yang ingin ada akselerasi kemamjuan dann pembangunan di Agam. Sedangkan Bupati Pasaman Barat Baharuddin kemungkinan tidak  bisa lagi mencalonkan karena sudah dua periode menjadi kepala daerah.

Baca Juga : Ketua DPD RI Minta Pemerintah Tegur TikTok, Ada Apa?

Berikutnya, Bupati Limapuluh Kota Alis Marako, juga tidak dapat lagi mengikuti Pilkada, karena sudah dua kali memimpin Luhak Nan Bungsu. Bupati Tanah Datar Shadiq Pasadigue  juga tak bisa lagi ikut Pilkada untuk tingkat kota/kabupaten, karena  sudah dua kali menjadi Bupati Tanah Datar, terkecuali untuk Pilkada Gubernur. Dari Kota Solok, yang incumbent Irzal Ilyas juga akan maju kembali. Persaingan di Pilkada Kota Solok  akan cukup sengit, menyusul tidak ada calon kandidat yang dominan kekuatannya.

Di Kabupaten Solok Selatan, calon kandidat kepala daerah yang muncul adalah incumbent Bupati Muzni Zakaria dan Wakil Bupati Abdul Rahman beserta Ketua DPRD Solok Selatan Khairnunnas. Dinamika Pilkada di Solok Selatan akan cukup menarik, karena adanya dua kubu kekuatan yang akan bertarung. Sedangkan di Pilkada Kabupaten Solok, incumbent  Wakil  Bupati Solok Desra Ediwan Anantanur yang akan maju beserta politisi lainnya. Di Kabupaten Sijunjung, calon yang akan bertarung hingga kini yang dominan muncul adalah incumbent Bupati Yuswir Arifin dan incumbent Wakil Bupati Muchlis Anwar. Bisa jadi keduanya akan bertarung habis-habisan Pilkada nanti. Hubungan mereka memang sudah lama tidak harmonis. Sedangkan di Kabupaten Dharmasraya, petahan Bupati Dharmasraya Adi Gunawan akan maju kembali. Berikutnya di Kabupaten Pesisir Selatan, calon yang sudah mulai bermunculan adalah incumbent Wakil Bupati Edytia­warman, mantan anggota DPD RI Alirman Sori dan lainnya.

Baca Juga : Akhiri Polemik Vaksin Nusantara, Kemenristek Perlu Segera Ambil Sikap

Dari deretan calon kandidat yang sudah bermunculan di Pilkada kabupaten/kota dan provinsi  se-Sumatera Barat, sosok muda masih sangat minim. Calon kandidat kepala daerah masih didominasi oleh para politisi, birokrat/mantan birokrat, pengusaha, praktisi yang sudah senior atau berumur di atas dari 50 tahun. Kalangan muda yang muncul di ajang Pilkada masih sangat minim. Tentu saja ini menimbulkan berbagai pertanyaan. Apakah kaum muda tidak tertarik terjun ke politik atau tepatnya jadi kepala daerah? Tidak punya uang? Tidak percaya diri? Atau memang para senior yang tidak memberikan kesempatan kepada kaum muda? Pertanyaan-pertanyaan itu sebaiknya dijawab oleh kalangan muda.

Semestinya kaum muda menjadikan para pemimpin Sumatera Barat yang berkiprah di usia muda sebagai referensi. Mereka adalah (alm) Harun Zain, yang menjadi Gubernur Sumbar saat usianya masih 39 tahun. Dia dikenal sebagai Gubernur Sumbar terhebat dan juga menjadi rektor Unand di  usia 37 tahun. Azwar Anas menjadi gubernur di usia 44 tahun, Hasan Basri Durin pada usia 52 tahun, Zainal Bakar 60 tahun, Gamawan Fauzi 48 tahun dan Irwan Prayitno 47 tahun. **

Baca Juga : MK Anulir Orient Riwu, KPU Sabu Raijua Diminta Segera Jadwal Pemungutan Suara Ulang

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]