Mantan Sekdakab Pessel Diperiksa Kejari Painan


Rabu, 21 Januari 2015 - 19:28:36 WIB
Mantan Sekdakab Pessel Diperiksa Kejari Painan

Rosman ditetapkan sebagai tersangka  oleh Kajari Painan dengan Surat  No. 01.N3. 19./FD.1/10/20 14, tanggal 3 Oktober 2014, berdasarkan adanya temuan dugaan korupsi biaya makan dan minum  oleh  Badan Pemeriksa Keuangan Daerah (BPK RI) tahun 2012 lalu.

Baca Juga : Perdagangan Miras, Pemkab Solsel Telah Melarang Secara Aturan

Menurut Jen Tanamal SH, Kejari Painan juga telah melakukan pemeriksaan lebih kurang terhadap 30 orang  saksi yang ada dalam lingkungan sekretariat Pemda Pessel. Kerugian negara bisa  saja bertambah  setelah ber­koordinasi dengan pihak BPK.

Setelah ekspos internal bisa saja tersangka bertambah jumlahnya. Kejari  Painan  saat ini tengah melakukan pendalaman pemeriksaan terhadap tersangka yang tidak ditahan.

Baca Juga : Sumbar Bakal Konsumsi Produk Organik Nutrisi Alami Laa Roiba

“Rosman Effendi tidak ditahan penyidik Kajari Painan, karena tidak ada perintah dari pimpinan di kejaksaan untuk dilakukan pena­hanan terhadap tersangka,” kata Jen­ta­namal, kasi Intel Kajari Painan.

Rosman Effendi tidak ditahan karena memiliki jabatan dan jelas tempat tinggalnya. Penyidik akan melakukan pemeriksaan lagi kepada tersangka jika tersangka memiliki waktu luang untuk diperiksa dan dia kooperatif mau untuk diperiksa.

Baca Juga : Selama Bertugas Jadi Gubernur Sumbar, Mahyeldi Tak Ingin ASN Pemprov Terlibat Kasus Hukum

Kejaksaan Negeri Painan, mene­tapkan Sekdakab. Pessel, H Rosman SE, SH, dengan masa jabatan perio­de 2008-2011, sebagai tersangka dugaan kasus korupsi biaya makan dan minum di lingkup Sekda Kabu­paten Pesisir Selatan.

Hasil pantauan koran ini, ter­sang­ka Rosman Effendi datang ke Kantor Kajari Painan, dengan Kijang Innova warna hitam BA 159 RE, didampingi seorang sopir satu ajudan dan dua orang pengacaranya, Eriyal SH dan Jonnedi SH. Dia  langsung memasuki ruangan Kasi Intel Kajari Painan untuk diperiksa.

Baca Juga : Isi Galeri di Pekanbaru, Disperindag dan UKM Pariaman Siapkan 100 Kodi Mukena Tiap Bulan

Setelah pemeriksaan selesai, Rosman Effendi sempat panik, namun anehnya karena melihat banyak wartawan, akhirnya Rosman effendi melarikan diri dengan lewat pintu belakang Kantor Kajari Pai­nan. Terpisah, pengacara Rosman Effendi, yakni Eriyal SH ketika dikonfirmasimembenarkan ia men­jadi penasehat hukum Rosman Effendi dalam kasus dugaan korupsi dan makan minum di lingkup sek­retariat daerah yang diduga me­rugikan negara Rp114 juta.

“Saya memang mendampingi beliau bapak Rosman Effendi da­lam kasus yang menjeratnya, untuk itu kita akan ikuti dengan baik semua proses hukum biar kasus ini ada titik terangnya,” terang Eriyal. (h/mjn/tim)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]