Pasaman Gencarkan Program Pendidikan Gratis


Kamis, 22 Januari 2015 - 19:19:30 WIB
Pasaman Gencarkan Program Pendidikan Gratis

Setelah dianggap sukses memotivasi masyarakat untuk aktif menyekolahkan anaknya, kembali Pemkab Pasaman mengucurkan anggaran untuk pendidikan gratis ini. Tahun ini, anggaran sebesar Rp16 miliar APBD 2015, diprio­ritaskan untuk pendidikan gratis dari tingkat pendidikan usia dini hingga tingkat me­nengah atas, kejuruan dan madrasah aliyah. Tidak hanya sekolah di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Me­nengah tetapi juga sekolah-sekolah di bawah naungan Kementerian Agama.

Baca Juga : Putra-Putri Terbaik di Indonesia Siapkan Diri, Penerimaan Polri Segera Dibuka

Bupati Pasaman Benny Utama, mengatakan, tidak ada jalan untuk memutus mata rantai kemiskinan, kecuali dengan pendidikan. “Apapun profesi yang kita tekuni, kalau dengan ilmunya yang didapat pendidikan,” ujar bupati.

Dia menyebutkan, jika ma­sya­rakat Pasaman minimal berpendidikan menengah atas, maka mereka bisa menggu­nakan ilmunya untuk men­dukung pekerjaan.

Baca Juga : Delapan Personel Polda Sumbar Diberhentikan, Kapolda: Polisi Itu harus Humanis 

“Kalau jadi petani, petani yang berilmu. Kalau jadi peda­gang, pedagang berpendidikan dan jika jadi pegawai juga dengan pendidikan,” jelasnya.

“Kami tetap berkomitmen untuk memberikan pendi­dikan gratis pada masyarakat usia sekolah. Agar mereka nantinya dapat menjadi pela­ku-pelaku usaha, pemimpin dan masyarakat yang dapat mema­jukan Pasaman,” kata­nya.

Baca Juga : PJU Polda Sumbar Lakukan Vaksinasi Covid-19, Puluhan Ribu Personel Menyusul

Bupati Benny Utama me­ne­gaskan, program pendidikan gratis itu bukan untuk bupati, melainkan untuk masyarakat Pasaman. “Kita lihatlah 5 tahun yang akan datang. Mini­mal pendidikan putra-putri Pasaman tamatan SMA sede­rajat. Ini sangat membang­gakan,” terangnya.

Benny Utama mengajak masyarakatnya, hilangkanlah anggapan lama, sekolah untuk jadi pegawai. Itu tidak ada. Bahkan, jadi petani yang sukses lebih baik kehidupannya dari PNS. Kalau jadi PNS terlalu bernafsu untuk kaya, bisa-bisa penjara ujungnya.

Baca Juga : BPD HIPMI Gelar Musda ke-13 Pertengahan Maret, Gubernur Sumbar Bakal Diundang

Maka dari itu, orangtua harus ambil peran mendorong anak-anak mereka untuk seko­lah. Jika masih ada kendala, misal mengenai seragam, tas dan buku, maka masyarakat yang benar-benar miskin bisa mengajukan proposal ke Baznas Pasaman. (h/col).

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]