Cegah Kematian Ikan Perhatikan Tanda-tanda Alam


Kamis, 22 Januari 2015 - 19:28:40 WIB
Cegah Kematian Ikan Perhatikan Tanda-tanda Alam

“Tidak semua ikan yang mati terkena tubo belerang ini, kebanyakan ikan hanya pusing. Dan itu bukan hanya ikan petani keramba, tapi juga ikan liar yang ada di danau,” kata Yosmeri. Lebih lanjut dikatakan Yosmeri, untuk di Danau Singkarak hanya terdapat lebih kurang 200 keramba. Jumlah, ini sangat sedikit dibanding dengan keramba yang ada di Danau Maninjau.

Baca Juga : Diduga Bakar Kantor Bupati, Seorang Oknum PNS Ditangkap

“Mereka baru coba-coba untuk bertani keramba. Jadi belum banyak. Untuk kerugian pun tidak begitu besar, karena tidak semuanya ikan mereka mati. Kebanyakan hanya pusing,” paparnya. DKP telah mengeluarkan surat edaran kepada petani keramba agar dapat membaca tanda-tanda alam agar tidak merugi karena ikan mati mendadak disebabkan tubo belerang ini.

“Kita sudah sampaikan kepada petani di Singkarak ini maupun di Maninjau agar dapat membaca alam. Munculnya tubo belerang ini pun biasanya waktu musim penghujan dan waktu-waktu tertentu. Jadi petani diharapkan bisa me­ngetahui itu,” tukasnya.

Baca Juga : Cabuli Siswi Kelas VI SD, Pria BN Ditangkap Polisi

Sementara itu dihubungi terpisah Kepala Badan Penanggulangan Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Asrizal Asnan melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Pengendalian Nova mengatakan, Bapedalda akan melakukan tinjauan mendalam terkait kematian ikan di danau Singkarak ini. Karena kejadian ini baru pertama kali terjadi. “Untuk kawasan Singkarak, ini kasus pertama terkait kematian ikan secara mendadak ini. Biasanya yang sering terjadi di Danau Maninjau. Jadi, kami akan melakukan kajian terlebih dahulu apa penyebabnya,” paparnya, Kamis (22/1) kemarin melalui sambungan telepon. (h/mg-isr)

TULIS KOMENTAR
BERITA LAINNYA
Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]