Wako Belum Izinkan Padang Landmark


Kamis, 22 Januari 2015 - 19:47:35 WIB
Wako Belum Izinkan Padang Landmark

Menurutnya, yang namanya in­ves­tor untuk memajukan Kota Padang harus didukung. Tapi, bagi investor yang melanggar aturan dan tidak mengikuti mekanisme yang berlaku harus ditindak.

Baca Juga : Jelang Safari Ramadan, Hendri Septa Berikan Arahan Pada 66 Pengurus Masjid dan Musala

“Bahkan, saya telah hentikan pembangunan Padang Landmark tersebut,” tegasnya.

Selain itu, kalau memang DPRD menolak harus ada dasar hukumnya. Jadi, tidak sembarangan menolak saja.

Baca Juga : Pembangunan Sea Wall di Padang Telan Anggaran Rp19,1 Miliar

Pemko Padang, telah memiliki perda yang mengatur investor. Jadi, jika tidak sesuai aturan dalam perda boleh saja ditolak.

“Saya hanya baru menerima ucapan lisan dari investor Padang Landmark itu, namun belum, ada izin secara tertulis,” ujarnya.

Baca Juga : Ragam Tradisi Jelang Ramadan, Begini Tanggapan Cadiak Pandai di Padang

Ia juga menegaskan, jika ada yang melanggar aturan berhadapan de­ngannya.

Sebelumnya, Ormas Islam me­nolak Padang Landmark karena hanya pergantian nama dari Super Blok Lippo Group. Investornya masih sama.

Baca Juga : Jelang Puasa, Masyarakat Padang Mulai Laksanakan Ziarah Kubur

Selain itu, pembangunan Padang Landmark sendiri dinilai telah bertentangan dengan visi-misi Mah­yeldi Ansharullah-Emzalmi yang dituangkan dalam 10 program ung­gulan pasangan tersebut, khususnya program unggulan poin V dan VII.

Adapun program unggulan poin V, membangun Pasar Raya Padang dalam dua tahun dan revitalisasi pasar-pasar pembantu. Sementara poin VII, mendorong pertumbuhan ekonomi, mencetak 10.000 wirau­sahawan baru dan pembangunan ekonomi kreatif, UMKM serta pemberdayaan masyarakat petani dan nelayan.

Keberadaan Padang Landmark justru bertentangan dengan kedua poin tersebut. (h/ade)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]