Mantan Kepala MTsN Padang Sibusuk Ditahan


Kamis, 22 Januari 2015 - 19:49:37 WIB
Mantan Kepala MTsN Padang Sibusuk Ditahan

’’Hari ini (kemarin, Red) ter­sangka memenuhi panggilan kita di Kejari Sijunjung sekitar pukul 10.30 dan diperiksa. Kemudian pukul 12.00 kita tahan dan dititipkan di LP Muaro Padang di ruang khusus wanita selama 20 hari,” ujar Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Devitra Romiza, S.H. mendampingi Kajari Sijunjung Pipuk Firman Priyadi, SH.

Ia mengatakan, alasan pena­hanan tersangka yang masih men­jabat Kepsek itu karena ancaman hukuman mencapai lima tahun sehingga tersangka dapat ditahan untuk mempermudah penyidikan. Alasan lain, tersangka dikha­watir­kan melarikan diri, menghilangkan barang bukti atau mengulangi per­buat­an, sehingga penyidik Kejari memutuskan tersangka ditahan dan dititipkan di LP Muaro Padang, sementara itu, tersangka Nadra sebelum ditetapkan ditahan sempat menjalani pemeriksaan selama dua jam didampingi penasehat hukum N Riyadi.

Baca Juga : Denda Tak Patuh Prokes di Sumbar Capai Puluhan Juta Rupiah, Untuk Apa Ya?

“ Hingga saat ini, tersangka tidak mampu mempertanggungjawabkan aliran dana BAZ, BSM, BOS dan anggran Rutin DIPA (Daftar Isian Penggunaan Anggaran) MTSN Pa­dang Sibusuk tahun 2013 dan aliran dana yang digunakan oleh dirinya dalam penyaluran dana tersebut,” ujarnya.

Devitra juga menjelaskan, selain menahan tersangka, pihaknya telah mengamankan BB sebanyak ratusan item, diantaranya uang sebesar Rp.119.905.351, buku petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis (juklak-juknis) penggunaan BOS, BAZ , BSM serta DIPA MTSN Padang Sibusuk Tahun 2013, daftar siswa penerima bantuan, buku DIPA MTSN Padang Sibusuk, Surat Pertanggungjawaban (SPj), buku rekening, Kwuitansi serta beberapa item lainnya.

“ Kasus dugaan penyimpangan BOS, BAZ, BSM dan DIPA MTSN ini memenuhi unsur Tipikor pasal 2 ayat 1, pasal 3, Pasal 9 junto pasal 18 ayat 1 huruf b UU nomor 31 tahun 1999 dan junto 20 tahun 2001. Dimana pasal 2 ayat 1 hukuman minimal empat tahun penjara dan junto pasal 3 penjara minimal 1 tahun,” ujarnya.

Devitra juga menambahkan bah­wa untuk sementara ini baru dia (Nadra) yang ditetapkan sebagai tersangka, dan pihaknya akan meli­hat fakta-fakta baru di persidangan serta jika mengarah ada tersangka baru maka akan dilakukan penyi­dikan dan penahanan. (h/ogi)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]