Kontraktor Tak Sepenuhnya Salah


Jumat, 23 Januari 2015 - 19:27:57 WIB
Kontraktor Tak Sepenuhnya Salah

Diantaranya pembebasan lahan yang belum tuntas, desa­kan masyarakat, faktor cuaca yang tak mendukung, fluktuasi harga, tambah lagi proyek terlambat ditenderkan sehing­ga mepet dalam penger­jaan.

Baca Juga : Milisi Etnis Serang Polisi Myanmar, 10 Orang Dilaporkan Tewas

Dengan beragam faktor itu maka akhirnya 3 T yang diha­rapkan dalam pengerjaan proyek yakni tepat waktu, tepat mutu dan juga tepat anggaran tidak tercapai.

“Ada proyek yang begitu akan dikerjakan kontraktor ternyata pembebasan lahannya belum tuntas, ini kan membuat lama kerja kontraktor .

Baca Juga : Xi Jinping Hukum Perusahaan Jack Ma Rp 41 T, Ternyata Ini Alasannya

Lalu bayangkan, jika proyek itu juga terlambat dalam proses tender. Karena faktor belum siapnya daerah, proyek baru ditenderkan Juni. Proses tender memakan waktu pula agak 2 bulan.

Betapa sudah sangat mepet pengerjaan proyek. Ditambah lagi jika yang pemenang tender harga penawarannya jauh di bawah Harga Perkiraan Sendiri (HPS), bahkan hingga 60 persen pula di bawah HPS.

Baca Juga : Kenapa Xi Jinping Setop Pendaftaran Sekolah Bisnis Jack Ma?

Kalau sudah jauh di bawah HPS maka bagaimana bisa kita menciptakan bangunan yang kokoh sesuai dengan speknya karena proyek itu pekerjaan teknis yang sudah jelas hitungannya.

Dengan penawaran yang begitu rendah, bagaimana mungkin bisa menciptakan bangunan yang sesuai standar. Maka jangan heran, ke­banya­kan proyek pada akhirnya hanya kokoh di luar ,” katanya lagi.

Baca Juga : Daftar 10 Orang Terkaya di AS, Jeff Bezos Vs Elon Musk Bersaing Ketat

Apalagi kemudian masih ditambah dengan kebijakan nasional yang mempengaruhi harga material. Sedangkan untuk mengajukan eskalasi/penyesuaian harga tidak gampang dan butuh waktu.

Ditambahkan Dewan Pem­bina Kamar Dagang dan In­dustri (Kadin) Kota Padang itu, hal ini sudah membudaya dalam dunia kontruksi sehing­ga perlu dicari solusinya.

“Harusnya semua pihak yang terkait duduk bersama agar kondisi seperti ini tak terus-terusan terjadi. Jangan salahkan kontraktor sepe­nuh­nya, karena masalahnya saling berkait.

Harus duduk bersama, antara penyedia jasa dengan pengguna jasa, pengawas, BPK, KPK Kejaksaan agar situasi seperti ini tak terjadi terus sehingga azaz manfaat pem­bangunan tak dirasakan,” ungkapnya lagi. (h/ita)

Logo Bawah
KANTOR PUSAT:
Komplek Bandara Tabing, Jalan Hamka Padang, Sumbar
Email: [email protected]